Bupati OKI Blusukan Pertanian

Bupati OKI Blusukan Pertanian
Bupati didampingi jajaran ketika meninjau langsung lahan cetak sawah di OKI.
Posted by:

BUPATI Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar SE, kemarin (27/1)  secara dadakan blusukan ke beberapa titik wilayah penghasil padi di Kabupaten OKI. Orang nomor satu di OKI ini didampingi Dandim 0402 OKI Letkol KAV Dwi Irbaya dan Kepala Dinas Pertanian Syarifudin dan jajaran turun langsung ke lepangan, melihat hasil cetak sawah, sawah yang sudah melakukan tanam perdana dan lahan yang sudah memasuki panen.
Hal ini dilakukan Iskandar, untuk memastikan bahwa program peningkatan produksi padi OKI benar-benar berjalan. ” Peningkatan hasil produksi padi merupakan program utama kita. Tahun 2015 lalu kita berhasil menduduki peringkat 5 Nasional sebagai daerah penghasil padi terbesar tingkat nasional, tahun depan peringkat itu harus kita tingkatkan terus,” ujar Iskandar.
Selama ini sudah ratusan peralatan pertanian seperti alat handtraktor, ratusan mesin pompa, alat tanam, mesin panen, sumur bor sudah diperbantukan kepada kelompok tani.
”Kita lihat secara langsung di lapangan, apakah benar bantuan itu sampai kepada petani. Ternyata setelah saya cek, bantuan itu benar-benar dimanfaatkan oleh petani, bahkan masih kekurangan,” kata Iskandar.
Bupati sudah melihat langsung hasil cetak sawah yang dikerjakan bersama TNI yang berlokasi di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Jejawi, bahkan dilahan seluas 1000 hektar itu, Bupati menyempatkan untuk menanam pohon Mangga, di tepi jalan yang baru dibangun di pertengahan sawah tersebut. Bahkan sawah yang baru selesai dicetak itu sudah tumbuh hamparan padi yang ditanam Desember 2015 lalu.
Selanjutnya Bupati dan rombongan, melihat langsung tanaman padi seluas 1000 hektar di Desa Tanjung Ale, kecamatan Jejawi. di lahan sawah lebak itu sudah terlihat hamparan padi siap dipanen. Bupati dan rombongan sempat melakukan panen raya di desa tersebut.
” Saya yakin, lahan persawahan di OKI, minimal sudah bisa ditanam dua kali dalam setahun. Kita dari pemerintah mendukung penuh, mulai dari bantuan peralatan, bibit dan pupuk,” tegasnya.
Ditambahkan kepala dinas pertanian OKI, Syarifudin, bahwa Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan, mampu memproduksi padi sebanyak 851.511 ton gabah kering, dari luas panen 186.326 hekater dan luas tanam 195.106 ha.  Target produksi padi tersebut dapat tercapai melalui hasil panen padi reguler sebesar 597.624 ton, ditambah hasil dari budidaya padi inhibrida dengan jajar legowo sebanyak 15.278 ton dan hasil dari kegiatan lain sebanyak 238.609 ton.
“Kami yakin target 851.511 ton itu bisa tercapai, apalagi kita mendapat kuota cetak sawah baru sebanyak 10.000 hektare,” katanya.
Produksi padi di OKI, jelas Syarifudin, didukung oleh lahan pertanian seluas  120.480 ha sawah lebak, irigasi seluas 650 ha, sawah tadah hujan seluas 36.411 ha, sawah lebak 57.603 ha, Folder 5.175 ha dan sawah pasang surut 20.641 ha.
“Setiap tahun kita targetkan lahan pertanian di OKI terus bertambah, kita upayakan tidak ada lagi alih fungsi lahan,” terangnya.
Dijelaskanya tahun 2015 lalu, Kabupaten OKI mampu memproduksi padi sebanyak 639.545 ton dari luas panen 139.839 hektar. “Dari hasil produksi padi itu, Kabupaten OKI telah mampu meningkatkan produksi sebanyak 12%. Kemudian kabupaten OKI masuk dalam 10 besar nasional dan peringkat 2 di Sumsel, sebagai daerah produksi padi terbesar,” jelasnya. (humas/ADV)
Photo :

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses