Cabe Tembus Rp 60 Ribu Perkilo

Cabe Tembus Rp 60 Ribu Perkilo
Posted by:

PRABUMULIH – Tiga minggu menjelang Hari Raya Idul Adha 1437 H, harga cabe merah mengalami kenaikan yang cukup drastis. Jika semula cabe merah dijua Rp 28 ribu per kilogramnya, kini naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram atau dengan kata lain naik Rp 32 ribu perkilo alias lebih dari dua kali lipat.

Menurut sejumlah pedagang di Pasar Inpres dan Pasar Tradisional Modern (PTM) Prabumulih, kenaikan harga cabe tersebut alasannya cukup klasik yakni dipicu karena minimnya pasokan cabai dari petani. ”Karena stok kosong, harga menjadi naik mulai dari tingkat petani sampai agen,” ujar Joko, salah satu pedagang cabe di prabumulih.

Selain karena minimnya pasokan dari petani sambung Joko, kekosongan stok cabe juga disebabkan meningkatnya permintaan pembeli. “Mungkin karena mendekati bulan haji, banyak yang beli jadi kondisinya cukup komplet stok kosong permintaan tinggi maka naiklah harga,” bebernya.

Dijelaskan Joko lebih lanjut, semenjak pasokan cabe berkurang pihaknya hanya mendapatkan sekitar 10 kilogram saja perharinya. ”Biasonyo sekali ngambil sekitar 50 kilo tapi sekarang Cuma kebagian 10 kilo,” tandasnya sembari menuturkan untuk harga cabe masih normal yakni Rp20 ribu perkilo.

Naiknya harga cabe, membuat sejumlah ibu-ibu mengeluh terutama yang memiliki usaha rumah makan. Pasalnya, dengan naiknya harga cabe itu membuat modal mereka bertambah. “Biasonyo kan cukup duit Rp 30 ribu, sudah dapat cabe sekilo cukuplah untuk beberapa hari, tapi sekarang cuma dapat berapa duit itu,” keluh Wati, pedangan nasi.

Senada diungkapkan Iin, menurut IRT ini naiknya harga cabe membuat dirinya mengurangi konsumsi sipedas tersebut. “Ya terpaksa kito kurangi dulu makan cabe, soalnya hargaya mahal nian sekarang,” pungkasnya. (abu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses