Cetak KTP Sehari Jadi

Cetak KTP Sehari Jadi
KTP Elektronik.
Posted by:

PALEMBANG- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah mengeluarkan kebijakan mempercepat pengurusan KTP Elektronik hingga 30 September 2016 mendatang. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai target total kepengurusan KTP Elektronik bagi warga Sumsel, sesuai dengan target yang diminta oleh Pemerintah Pusat.

“Khusus Sumsel, hingga posisi terakhir 9 Agustus 2016 dari total 5.544.379 wajib KTP, yang sudah merekam sebanyak 4.729.325 jiwa. Sebanyak 815.054 jiwa belum merekam KTP Elektronik atau sekitar 14,7 persen dari total wajib KTP di Sumsel,” terang Kepala Biro Pemerintahan Setda Sumsel, Edward Chandra, kepada wartawan koran ini diruang kerjanya, Senin (29/8).

Kebijakan mempercepat pengurusan KTP Elektronik ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 4071/1768/SJ tentang pecepatan penerbitan KTP Elektronik dan akte kelahiran. Adapun persyaratan pengurusan KTP Elektronik, yakni, sudah berusia 17 tahun, sudah menikah dan tidak menetap di luar negeri.

“Sehingga, masyarakat wajib melakukan perekaman paling lambat pada 30 September 2016 mendatang. Baik Pemerintah Pusat atau Pemprov Sumsel sudah mengambil langkah-langkah percepatan perekaman KTP Elektronik. Dengan melakukan jemput bola, baik itu ke sekolah, membuka counter di mall, mendatangi panti asuhan dan atau mendatangi Lapas (Lembaga Permasyarakatan) untuk melakukan perekaman itu,” papar Edward.

Menurutnya, partisipasi masyarakat untuk melakukan perekaman KTP Elektronik sudah mulai terlihat. Hal itu terlihat pada saat dirinya melakukan kunjungan ke salah satu lokasi perekaman di Kecamatan Alang Alang Lebar, Palembang. Dimana, sebelum adanya SE tersebut, hanya ada sekitar 2-5 orang per hari  yang melakukan perekaman. Saat ini telah mengalami peningkatan, sebanyak hampir mencapai 100 orang.

“Terutama daerah perairan, itu yang harus dikejar. Harus melibatkan Camat atau Kades. Kalau dulu, harus ada surat pengantar RT/RW. Sekarang, tinggal bawa Kartu Keluarga (KK) ke camat,” tambahnya.

Kemudian, Pemprov Sumsel juga sudah membuka posko pengaduan kepada masyarakat apabila ada proses pencetakan KTP Elektronik dirasa terlalu lama dan berbelit-belit. Pemerintah telah menerapkan sistem SEMEDI (Sehari Mesti Jadi) dalam proses pembuatan KTP Elektronik.

“Sekarang sudah di SEMEDI, itu program Dirjen,” tegas Edward.

Dia menambahkan, hal itu telah ditegaskan dalam rapat di Jakarta, yang dihadiri oleh seluruh dinas atau instansi terkait lainnya dalam rangka percepatan perekaman KTP Elektronik. “Disana ada penegasan, pelayanan harus aktif, gratis, mudah cepat. Kalau ada, silahkan mengadu ke nomor saya (08117838989),” ancam Edward.(ety)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses