Dana Pilkada Muba Rp 30 M Lebih

Dana Pilkada Muba Rp 30 M Lebih
Richard Chahyadi.
Posted by:

PALEMBANG – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumatera Selatan, Richard Chahyadi mengungkapkan, dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Musi Banyuasin yang digelar pada 2017 mendatang mencapai Rp 30.432.000.000. Hal itu diungkapkan Richard kepada wartawan koran ini di Griya Agung, kemarin.

“Ini merupakan dana hibah yang diambil dari APBD Muba Tahun Anggaran 2016. Dana tersebut juga termasuk untuk honorarium tenaga kontrak,” kata Richard.

Ditambahkan mantan Penjabat Bupati OKU Timur ini, persiapan Pilkada Muba saat ini tengah melakukan proses pembentukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) ditingkat desa dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Proses dilakukan mulai 1 Juni yang lalu.

“Pihak KPU juga tengah melakukan pendataan mata pilih terhadap seluruh warga Muba,” lanjut dia.

Disinggung mengenai kesiapan jalannya Pilkada Muba, Richard menegaskan, pihaknya bersama instansi terkait selalu berkoordinasi untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang Pilkada Muba. Pasalnya, menurut dia, pesta demokrasi seringkali menjadi pemicu terjadinya konflik di masyarakat.

“Sejak sedini mungkin kita cegah yang namanya konflik di masyarakat pada proses Pilkada ini,” tegas pria kelahiran Bangko, 16 April 1976 ini.

Richard menghimbau, kepada masyarakat atau pendukung masing-masing calon nantinya hendaknya tidak bertindak hal-hal yang memicu terjadinya konflik. Keamanan dan kenyamanan jalannya Pilkada di Sumsel harus tetap terjaga.

“Sebagaimana diketahui, Sumsel ini kan dikenal sebagai daerah yang kondusif. Tidak pernah terjadinya konflik, baik itu suku, agama, ras, dan lainnya. Ini yang harus kita jaga bersama oleh seluruh lapisan masyarakat Sumsel,” ajak Richard.

Dalam kesempatan yang sama, Richard juga menyampaikan bahwa Sumsel akan menjadi tuan rumah Bimbingan Teknis (Bimtek) KPU dalam rangka persiapan penyelenggaraan Pilkada diwilayah barat pada 2017 dan 2018 mendatang.

“Pelaksanaannya akan dilakukan pada 14 Juli mendatang di Palembang. Sebanyak 18 provinsi akan mengikuti Bimtek ini,” pungkasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Menurut dia, seluruh elemen masyarakat di Sumsel umumnya dan Muba khususnya untuk tetap menjaga kondusifitas jalannya pesta demokrasi.

“Jangan sampai keamanan dan kenyamanan Sumsel ini ternoda oleh hal-hal yang negatif. Terlebih Sumsel ditunjuk sebagai tuan rumah Bimtek KPU untuk wilayah barat, dalam rangka membahas persiapan Pilkada 2017 dan 2018 mendatang. Tetap menjaga persatuan dan kesatuan di Sumsel,” kata Alex.(ety)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses