Dari Masalah PKH hingga Penimbunan

Dari Masalah PKH  hingga Penimbunan
Posted by:

Reses DPRD Palembang Dapil III

PALEMBANG –  Anggota DPRD Kota Palembang kembali melakukan reses tahun ini untuk menyerap aspirasi konstituennya. Seperti anggota DPRD Palembang dari Daerah Pemilihan (Dapil)  III yang melakukan reses dengan bertemu warga di Kantor Kecamatan SU II, Jumat (24/8/18).

Dari hasil reses tersebut, anggota banyak menerima masukan, keluhan maupun keinginan warga mulai dari masalah program keluarga harapan (PKH) hingga masalah penimbunan tanah.

Misalnya soal penimbunan di kawasan 16 Ulu yang disampaikan salah seorang warga bernama Sumbing yang berharap agar dewan dapat mengecek dan melihat ke lapangan lantaran penimbunan selain membuat lingkungan sekitar semeraut juga berdampak pada kondisi banjir dan kerusakan jalan.

“Kami berharap ini bisa menjadi perharitian para wakil rakyat,” ujar Sumbing, saat diberi kesempatan bertanya. Terkait hal itu, Ketua Dapil III, Firmansyah Hadi mengatakan, pihaknya tentu memantau dan melihat kondisi itu.

“Soal penimbunan terjadi dimana-mana sekarang. Nah jadi masalah terkadang kegiatan penimbunan tidak memperhatikan izin. Artinya ini harus punya izin paling tidak dari ketua RT setempat atau bahkan warga sekitar. Ini akan jadi perhatian kita,” tegas Firmansyah.

Selain itu, Sumbing juga menambahkan, pihaknya mengusulkan peningkatan bangunan Kantor Lurah 16 jadi 2 tingkat. Terkait hal itu, anggota Dapil  III, Suardi mengatakan, pihaknya akan mengkaji dan menghitung-hitung anggaran dulu.

Selain itu, anggota dewan Dapil III juga mendapatkan pengaduan soal  lahan  SD 99  yang dipersoalkan lantaran ada yang mengaku, memiliki lahan sekoleh tersebut. Persoalan lainnya disampaikan Mira, selaku warga Kelurahan 12 Ulu. Dimana pihaknya meminta pemasangan atap posyandu setempat agar tidak basah jika hujan dan tak panas jika kemarau.

“Tarkait hal ini, akan kami kaji bu dan kita harapkan lahan tersebut benar-benar jelas. Jadi jangan persoalan seperti justru mau membantu tetapi malah menimbulkan masalah hukum. Misalnya lahannya milik pribadi dan sebagainya. Ini harus jelas,” tandas Ketua Dapil III,  Firmansyah Hadi.

Lalu persoalan lainnya dikatakan Soleh warga RT 11 Kel 16 Ulu. Dirinya meminta dewan dapat membantu soal kepastian penyakit apa saja yang bisa ditangani lewat BPJS dan mana saja yang tidak.

“Kita harapan bapak-bapak anggota dewan  dapat membantu memastikan hal ini,” harapnya. Terakhir, ada warga yang berharap kepastian soal peruntukkan bantuan PKH.

“Tolong bapak-bapak anggota dewan untuk dapat menanyakan hal ini siapa saja yang berhap menerima PKH. Karena ada warga yang ternyata tahun sebelum menerima namun tahun ternyata tidak lagi menerima. Apa saja kriterianya ini,” ujar warga tersebut.

Ketua Dapil III, Firmansyah Hadi, usai reses mengatakan, semua usulan warga akand ditampung dan dikaji pihaknya. “Akan kita usulkan. Jika bisa dilaksanakan melalui anggaran APBD P 2018 akan kita usulkan namun jika tidak kita laksanakan 2019 atau 2020,” ucapnya.

Terkait masalah yang dikeluhkan warga, dikatakan Firmansyah, dominan masih menyangkut persoalan  banjir, jalan rusak dan penimbunan tanah serta sekolah. (rob)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses