Demo Tolak Ganti Kepsek

Demo Tolak Ganti Kepsek
Posted by:

PALI – Ratusan siswa SMP PGRI Desa Betung, Kecamatan Abab, PALI, spontan melakukan aksi demo di sekolah, kemarin. Mereka menolak kebijakan Ketua PGRI Kabupaten Muara Enim, Zaibin SPd melakukan pergantian kepala sekolah.
Aksi demo itu mereka lakukan terkait adanya rencana serah terima jabatan Kepala SMP PGRI yang lama Marwan S.Sos kepada Kepala Sekolah yang baru Boby Ertanto di sekolah itu kemarin. Serah terima jabatan itu akan dilakukan Pengurus  PGRI PALI dihadiri Ketua PGRI Muara Enim, Zaibin SPd,  Ketua PGRI PALI, Zahri dan Wakil Sekretaris PGRI Kabupaten PALI,  Agus.
Siang itu, para siswa telah mendapat kabar bahwa sekolahnya akan dilakukan serah terima jabatan kepala sekolah. Kabarnya dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Muara Enim, Zaibin SPd. Nah sekitar pukul 13.00 WIB, para siswa telah masuk kelas untuk mengikuti pelajaran jam pertama.
Ketika sedang belajar, mereka melihat ada mobil masuk halaman sekolah. Mereka menduga, mobil yang masuk itu adalah Ketua PGRI Kabupaten Muara Enim yang telah mengganti kepala sekolah mereka.
Lalu secara spontan mereka ramai-ramai keluar kelas.
Ternyata benar, di dalam mobil ada, Zaibin SPd. Tak pelak, mereka bersorak dan mendesak Zaibin membatalkan serah terima jabatan kepala sekolah.
Para siswa sempat membentangkan spanduk ukuran panjang. Diantaranya bertuliskan, kami menolak pergantian kepala sekolah yang tak sesuai prosedur. ‘’Kami tak mau kepala Sekolah yang lama diganti,’’ujarnya.  
Melihat suasana tak kondusif, akhirnya para guru, Ketua PGRI melakukan rapat tertutup. Sementara para siswa, kembali masuk kelas.
Sementara, Wakil Sekretaris PGRI PALI, Agus ketika dikonfirmasi membenarkan, pergantian kepala sekolah ditentang para siswa.
“Rencananya mau serah terima jabatan kepala sekolah. Namun karena kondisinya tak kondusif maka dibatalkan. Selain itu, kepala sekolah yang baru juga tak datang,’’ jelas Agus yang dihubungi melalui ponselnya.
Menurutnya, pihaknya telah mengumpulkan data. Sebab masa jabatan kepala sekolah yang lama sesuai Surat Keputusan (SK) PGRI akan berakhir 3 bulan lagi, tepatnya pada April.
“Kita melihat pergantian ini ada kejanggalan. Makanya, kita akan pelajari data yang telah kita terima dari dewan guru. Untuk sementara, kepala sekolah tetap dijabat yang lama supaya tak terjadi kekosongan,’’ jelasnya.
Sementara, Ketua PGRI Kabupaten Muara Enim,  Zaibin SPd, dikonfirmasi mengaku, tak lagi turut campur. Permasalahan itu ditangani pengurus PGRI PALI yang sudah terbentuk. (luk)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses