Deni Tato Dibunuh Tetangga

Deni Tato Dibunuh Tetangga
Woddy Yunizar pelaku pembunuhan Deni Tato saat menjalani pemeriksaan
Posted by:

PRABUMULIH – Warga Jalan Ade Irma Suryani Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, mendadak gempar. Pasalnya, Deni Agustian alias Deni Tato (42), tewas dibunuh oleh Woddy Yunizar (35) yang tak lain adalah tetangganya sendiri, Sabtu (02/12) sekitar 22.30 WIB.

Korban tewas dengan kondisi mengalami luka tusuk dibagian dada hingga membuat hati korban robek, luka tusuk dibawah ketiak sebelah kanan, luka tusuk dikaki kanan dan kiri.

Korban sempat dilarikan ke RS AR Bunda, namun diduga akibat pendarahan korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Informasi dihimpun, aksi pembunuhan terhadap korban bermula ketika Woddy Yunizar mendatangi rumah Deni sekitar pukul 17.00 WIB, untuk menagih janji Deni mengajaknya menjaga keamanan proyek pembangunan double track kereta api dikawasan Tugu Kecil.
Ketika itu, sempat terjadi adu mulut, antara pelaku dan korban dimana saat itu pelaku menantang korban duel.

Mendengar tantangan itu, Deni menjadi emosi dan mendorong pelaku keluar dari teras rumahnya. Mendapat perlakuan tersebut Woddy menjadi emosi dan langsung mencabut sebilah pisau yang memang dibawanya dari rumah. Selanjutnya, ia langsung menyerang korban hingga berhasil melukai kedua kaki korban hingga korban terjatuh.

Melihat korban terjatuh, pelaku tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Woddy langsung menusuk korban hingga tepat mengenai dada dan bagian bawah ketiak kanan korban hingga korban mandi darah. Puas membuat korban tak berdaya, pelaku langsung kabur dan selanjutnya menyerahkan diri ke Polres Prabumulih.

Sementara, korban langsung dibawa keluarga ke RS AR Bunda. Korban sempat menjalani operasi, namun takdir berkata lain sekitar pukul 22.30 WIB korban menghembuskan nafas terakhirnya.

“Aku kesal,Pak, karena dia itu sudah janji nak ajak kerja jaga keamanan proyek, sudah enam bulan namun tak kunjung ditepati,” ujar Woddy dihadapan penyidik seraya mengatakan dirinya sudah sempat mengingatkan korban untuk tidak emosi.

“Aku mau bilang soal pekerjaan sama dia pak, aku juga bilang jangan ganas tapi dia melawan. Aku langsung keluarkan pisau yang aku bawa pak. Dia itu sekarang kerja jaga keamanan proyek double track pak, saya tidak diajak,” ungkap pelaku.

Kasatreskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi Yuswanto ketika dikonfirmasi, membenarkan pihaknya sudah mengamankan pelaku. “Pelaku sudah kita amankan dan masih dalam prosea pemeriksaan,” ungkapnya.

Dikatakan Eryadi, selain mengamankan pelaku pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) pisau merk N-rax bergagang kayu warna cokelat yang dipakai pelaku untuk membunuh korban. “Atas perbuatannya pelaku dapat dijerat Pasal 351 junto pasal 338,” pungkasnya. (abu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses