Dewan Malas Jangan Dipilih Lagi

Dewan Malas Jangan Dipilih Lagi
Posted by:

Lubuk Linggau.
Jelang tahun politik, harusnya anggota DPRD Lubuk Linggau menunjukan kinerja terbaiknya kepada masyarakat. tetapi yang terjadi justru sebaliknya, diujung masa pengabdiannya mereka makin malas, bahkan Paripurna DPRD Lubuklinggau dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi hanya dihadiri 11 legislator saja.
Sikap anggota dewan yang makin malas ngantor ini sangat disayangkan banyak pihak, termasuk Pengamat Politik Sumsel yang juga Dosen Unsri, , Bagindo Togar Butar-butar. Menurutnya, sikap yang demikian harusnya tidak dilakukan oleh anggota dewan. Karena mereka dipilih rakyat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, dan pembahasan raperda ini merupakan bagian dari kepentingan rakyat.
”Kalau dalam acara penting ini saja mereka malas-masalan, bagaimana dengan acara lain tentu lebih malas lagi. Oleh sebab itu, saya minta agar masyarakat lebih selektif lagi dalam memilih wakilnya yang duduk di dewan. Kalau perlu masyarakat mencatat, nama-nama dewan yang malas dan tidak amanah, agar tidak dipilih lagi pada pemilu mendatang,” tegasnya.
Sementara itu dalam paripurna, meski tidak quorum, namun paripurna yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD, Suyitno bersama Walikota H Riki Junaidi tetap dilanjutkan. dalam agenda pemandangan umum fraksi terhadap lima raperda Pemkot Lubuklinggau dan tanggapan lima raperda inisiatif DPRD yakni Raperda penyelenggaraan baca tulis Al Quran, Raperda penyelenggaraan jam belajar siswa pada malam hari, Raperda pengembangan, pemberdayaan dan penataan pasar tradisional dan modern, raperda ruang terbuka hijau, dan raperda tentang pemenuhan air bersih.
Setelah dibuka oleh Wakil Ketua, Sekretaris Fraksi PKB, Yulius melayangkan interupsi, bahwa apapun keputusannya ada pada pimpinan. “PKB ambil sikap paripurna akan tetap jalan dan pemandangan umum tidak harus dibacakan atau diserahkan saja,” tegasnya.
H Merismon juga menimpali, secara prinsip sah dilaksanakan tekait pemandangan umum. “Bagi yang ingin bacakan dipersilahkan atau menyerahkan tanpa dibacakan juga boleh. Secara prinsip boleh dua-duanya,” tambahnya.
Wakil Ketua, Suyitno saat dikonfirmasi menegaskan, bahwa harus tetap dilanjutkan sesuai dengan tata tertib persidangan DPRD Lubuklinggau. “Yang kemarin juga tidak quorum dan diskors 15 menit, saat dimulai lagi tetap tak quorum maka ditunda. Hari ini bisa dilaksanakan karena sudah ditunda kemarin,” paparnya.
Dalam pemandangan umum Fraksi IRAS yang disampaikan Merismon dalam pemandangan umumnya menyatakan, apresiasi terhadap perubahan Raperda Pajak dan Retribusi Daerah yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Catatan strategis terhadap pelayanan wajib pajak harus lakukan terobosan layanan untuk mempermudah dan menerapkan aplikasi bea pajak restribusi juga lakukan teknologi pelaporan cost to cost terintegrasi dengan bank daerah, dan membuka seluasnya informasi dan komunikasi terhadap OPD penjaring retribusi,” ujarnya.
Menurutnya tidak boleh ada retribusi yang tanpa campur tangan pemerintah, dan tidak membebani stakeholder atau masyarakat, yang jadi objek retribusi. Terhadap raperda retribusi penyelenggaran persampahan yang jadi retribusi umum juga patut diapresasi dan tetap mengacu pada UU nomor 28 tahun 2009 dengan tidak direvisi tapi dibuat baru.
Sementara, Walikota H Riki Junaidi mengapresiasi terhadap lima raperda inisiatif DPRD, dimana pembinaan baca tulis Quran sangat diperlukan, karena semakin tahun semakin menurun pengetahuan terhadap baca tulis Quran.
Selain itu, terhadap pengaturan jam belajar malam, tidak hanya substansi saja tapi peran serta masyarakat agar mereka tidak dijalanan pada malam hari, karena hanya akan menimbulkan dampak negatif dan keterlibatan sosial yang menjurus narkoba kriminal dan lainnya. “Perlu aturan tegas sehingga anak sekolah mengikuti aturan ini. Tapi juga jangan orangtua menjadi apatis sehingga terkesan ada kekangan terhadap anak,” pungkasnya. (ist)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses