Dibunuh Diduga Pasal Narkoba

Dibunuh Diduga Pasal Narkoba
Posted by:

16 ILIR – Warga yang ada dikawasan Dermaga Rumah Buruk, RT 03, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan IT I, Senin (27/01), pukul 15.00 WIB, gempar. Pasalnya terjadi pengeroyokan yang menyebabkan meninggalnya Bambang Susanto alias Bambang alias Santo (32), warga Kampung I, Jalur 11, Jembatan 1, Desa Upang, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin.
Bambang tewas setelah ditusuk dan dibacok tiga pelaku yang salahsatunya diduga bandar narkoba. Bapak dua anak yang kesehariannya petani ini, sempat koma sebelum menghembuskan nafas terakhirnya di RS AK Gani Palembang, akibat luka tusuk dan bacokan di bahu kanan, rusuk, punggung kiri, dan kepala luka robek.
Belakangan diketahui, motif pembunuhan diduga pasal narkoba dan dendam lama. Adapun ketiga pelaku pengeroyokan berinisial Sn, Fd, dan Kk, semuanya juga warga Desa Upang, yang kini dalam pengejaran polisi. ‘’Mungkin masalah narkoba tulah Pak, sebab Sn (DPO) itu bandar di desa kami. Setiap dio (Sn,red) ke Palembang, pasti ambek barang,” kata Alex (29), adik kandung korban, ditemui di lokasi kejadian, kemarin.
Korban sendiri, sambung Alex, ke Palembang, Sabtu (25/01), karena mau silaturrahmi dengan keluarga. Sebelum kejadian, Santo bermaksud pulang kampung menumpang speedboat di Dermaga Rumah Buruk. Tanpa sengaja di TKP, bertemu dengan ketiga pelaku, hingga sempat adu mulut, berakhir pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal.
‘’Sebelum kejadian, kakak saya (korban,red) sempat menelepon, mengatakan ada Sn dan temannya rame. Kakak aku menyuruh aku datang ke lokasi. Pas aku datang, dapat kabar kalo kakak aku sudah dibawa ke rumah sakit (RS AK Gani,red),” terang Alex.
Diakui Alex, Sn masih bertetangga dengan kakaknya, hanya saja Sn tinggal di Kampung II, sedangkan kakaknya di Kampung I. Keduanya saling kenal, bahkan menurut cerita kakak saya, ia pernah dikasih narkoba jenis inek dicampur dalam minumannya oleh Sn. ‘’Sebelumnya kakak saya tidak pernah narkoba, Santo hanya minum miras. Saya yakin masalah narkoba mereka ribut, Sn itu bandar Pak,” tambahnya.
Sedangkan Burkan (50), orang tua korban yang ditemui kemarin di RS AK Gani Palembang mengaku, pihaknya tahu pelaku yang melakukan penusukan terhadap anaknya itu. ‘’Kami tahu pelakunya uwong dekat desa anak aku tulah. Setelah dilakuke pemeriksoan di rumah sakit, rencanonyo ini nak nunggu bininyo dulu datang ke Palembang,” jelas Burkan.
Setelah itu, tambah Burkan, jenazah korban akan dibawa ke rumahnya di Jakabaring, Kecamatan SU I. ‘’Abes dari rumah sakit, nak aku bawak dulu ke rumah di Jakabaring. Kemudian rencanonyo nak dimakamke didaerah Tanjung Rajo, yakni Desa Kota Daru II, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, dusun asal kami,” tambahnya.
Kapolsekta IT I Kompol Afria Jaya, melalui Kanit Reskrim Ipda  Hamsal mengatakan, peristiwa tersebut diduga ada dendam lama antara pelaku dan korban. Benar pelaku dan korban satu desa. “Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Setelah kejadian, korban dilarikan ke rumah sakit dan sempat koma, sebelum meninggal akibat luka tusuk dan bacok di  tubuhnya,” jelas Hamsal ditemui kemarin di lokasi kejadian. (day/cr02)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses