Didenda Rp 200 Juta

Didenda Rp 200 Juta
Posted by:

Palembang-Manajemen Sriwijaya FC telah menerima salinan putusan Komisi Disiplin (komdis) PSSI terkait penyalaan bom asap di tribun utara stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, ketika menjamu Bhayangkara FC, Sabtu (12/05/18) lalu. Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berupa denda Rp 200 juta.
Denda tersebut wajib dibayar selambat-lambatnya 14 hari setelah diterimanya keputusan tersebut oleh Sriwijaya FC. “Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat,” bunyi putusan tersebut yang ditandatangani Ketua Komdis PSSI Asep Edwin Firdaus.
Dalam putusan tersebut, Komdis PSSI menyebutkan supporter Sriwijaya FC terbukti menyalakan bom asap sebanyak lebih dari lima kali pada menit ke 40, 45, dan 58 sehingga wasit menghentikan pertandingan selama empat menit. “Merujuk kepada pasal 70 lampiran 1 kode disiplin PSSI, Sriwijaya FC dihukum denda Rp 200 juta karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal tersebut,” lanjut putusan tersebut.
Menyikapi hal tersebut, sekretaris PT SOM Faisal Mursyid mengaku terkejut. Sebelumnya Faisal memperkirakan denda uang tidak akan sebesar itu.
“Kita sangat menyesalkan adanya denda dari Komdis. Setiap pertandingan selalu kita umumkan larangan-larangan dalam sepakbola,” ucap Faisal.
Faisal menyatakan, komdis PSSI dalam putusan tersebut juga memberikan ancaman hukuman lebih berat lagi apabila terulang. “Kalaupun mau banding agak sulit, tapi masih dipertimbangkan. Soalnya semua sudah terekam secara visual,” bebernya.
Sementara ketua umum supporter Singa Mania Ariyadi Eko Neori turut bersedih dengan jatuhnya sanksi kepada Sriwijaya FC. Singa Mania siap memikul tanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Kita akan membantu mengumpulkan uang dari setiap anggota untuk bayar denda. Dana yang terkumpul akan diserahkan ke Manajemen Sriwijaya FC,” jelas pria yang akrab disapa Dugong itu. (kie)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses