Diduga Sopir Lelah, Mobil Masuk Parit

Diduga Sopir Lelah, Mobil Masuk Parit
Posted by:

PALEMBANG – Mobil travel jenis Luxio dengan nomor polisi (nopol) BG 1099 TX yang dikemudikan Saparudin (33), warga Desa Riang Bandung Ilir Kecamatan Madang Suku II Kabupaten OKU Timur bablas ke parit di Jalan KH Bastari depan gedung Dekranasda Jakabaring Palembang, Rabu (11/04/18), sekitar pukul 12.15 WIB.
Untunglah dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Tiga penumpang mobil yakni Desi Malinda (32) dan kedua anaknya Deya Ambarwati (12), dan Alya Citra Kirana (4) mengalami cidera. Deya menderita keseleo tangan kiri. Alya mengalami luka bagian dada dan perut terasa sakit.
Saparudin, sopir travel nahas tersebut mengatakan tak sadar mobil masuk ke parit. “Tidak tahu, Pak, tiba-tiba saya ngebeleng saja, dan sadar sudah berada dalam parit ini,” katanya, saat ditemui di lokasi kejadian, kemarin.
Saparudin mengatakan ia berangkat jam 06.00 WIB, dari OKU Timur. “Memang terasa seperti ngantuk, Pak, hingga saya tak sadar kalau mobil sudah masuk parit,” ungkapnya.
Diakuinya, sebelum kejadian sempat mengantarkan paket ke dalam Gelora Sriwijaya. “Setelah itu saya langsung jalan bersama dengan tiga penumpang hendak kembali ke OKU Timur,” ujarnya.
Desi Malinda, warga Sungai Pinang, Banyuasin penumpang yang selamat dalam kejadian tersebut mengungkapkan, pada saat kejadian tersebut ia duduk di posisi tengah. “Saya sebelum kejadian sudah bilang Pak, dengan sang sopir. Kenapa mobilnya miring-miring. Namun sopir tak mendengar apa yang dikatakan saya. Akhirnya mobilnya masuk kedalam parit,” kesalnya.
Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Andi Baso Rahman melalui petugas laka Ipda Ar Sikakum membenarkan adanya kejadian tersebut. “Sopir diduga mengantuk, hingga membuat mobil yang dikendarainya jatuh masuk kedalam parit, dan mobil sudah dievakuasi dengan menggunakan mobil milik dari PT Waskita,” katanya di lokasi kejadian. (cw06)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses