Diduga Terjadi Penggelembungan Suara

Diduga Terjadi Penggelembungan Suara
Posted by:

Heboh Oknum Timses Diamankan Bawa Senpira

Lubuklinggau, Palembang Pos.-
Suhu politik di Kota Lubuklinggau memanas. Karena disinyalir ada penggelembungan suara ditingkat Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) atau Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Akibatnya mulai ada pengerahan massa dalam proses rekapitulasi.
Belakangan heboh kabar seorang oknum timses dari salah satu caleg diamankan aparat kepolisian Polres Lubuklinggau, karena membawa senjata api rakitan (senpira). Namun siapa oknum tersebut masih menjadi tanda tanya, karena masyarakat tidak berani buka suara.
Sementara pihak kepolisian sendiri, masih enggan, menjelaskan secara gamblang, insiden yang menghebohkan warga Kecamatan Lubuklinggau Timur II, tersebut.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dover Cristian LG, melalui Kasat Reskrim, AKP Karimun Jaya, mengakui, Senin malam (14/4), pihaknya mengamankan seorang warga dari lokasi PPK Lubuklinggau Timur namun dia membantah jika ada Barang Bukti (BB) senpira yang ikut diamankan bersama orang yang dimaksud.
“Ya semalam kami mengamankan seorang warga dari lokasi PPK, tetapi tidak dengan senpira, yang ada hanya senjata tajam (sajam),” kata Karimun, kemarin.
Dijelaskannya, pengamanan seorang warga tersebut berawal dari informasi yang diterima pihaknya bahwa ada pengerahan massa dari dua kubu caleg di PPK Timur II. Lalu pihaknya ikut turun dan memerika lokasi. Disana ditemukan pedang yang bertengger di pagar PPK dan tidak diketahui pemiliknya.
Selain itu, lajut Karimun, ditemukan sajam (tanpa menyebutkan jenisnya), di dalam jok sepeda motor Yamaha Mio, hitam,  BG 4367  HN. “Sajam dan motor berikut pemiliknya kita amankan,” ujarnya.
Selain itu lanjut Karimun, di lokasi juga ditemukan batu mangga di dalam mobil pick up. Khawatir digunakan untuk melempar, batu-batu itu dipindahkan ke mobil lain dan dibawa dari lokasi. Namun disingung siap orang yang diamankan tersebut, Karimun, mengaku lupa. “Orangnya sedang diperiksa, saya lupa namanya”, tegas Karimun.
Sementara itu, Caleg PKB, Romi Jaya, yang hingga kini masih duduk sebagai aggota DPRD Lubuklinggau, ketika dihubungi Palembang Pos, kemarin, mengakui ada dugaan  kecurangan dalam proses rekapitulasi ditingkat PPK. Namun dia menapik jika dirinya dan timsesnya mengerahkan massa. “Kami tidak melakukan pengerahan massa, tetapi kalau saksi kita mengajukan keberatan, memang  benar dan keberatan itu disampaikan ke KPU dan Panwas,” ujar Romi.
Sedangkan Daril caleg dari partai yang sama, tidak berhasil dikonfirmasi. Begitupun Panwalu Kota Lubuklinggau, Melli Zukri, juga tidak bisa dikonfirmasi. Padahal selama ini ketua panwaslu tidak pelit dengan statement dan komentar.
Hingga kemarin, pihak KPU Lubuklinggi belum dimintai konfirmasi. Untuk diketahui, satu hari sebelumnya, aparat kepolisian juga mengamankan seorang warga, yang membawa sajam dilokasi rekapitulasi suara di PPS Petanang, Lubuklinggau Utara. Warga dimaksud, Mujiman, yang kini sudah di sel tahanan sementara Mapolres Lubuklingga. (yat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses