Dikenal Pribadi Pendiam dan tidak Ada Masalah

Dikenal Pribadi Pendiam dan tidak Ada Masalah
Posted by:

Duka mendalam jelas dirasakan pihak keluarga Dedi Ariasnyah (32) yang memilih mengakhiri hidup dengan cara melompat dari atas jembatan Pegayut Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis (18/03/18) malam. Rasa kehilangan bukan hanya dirasakan oleh pihak keluarga, akan tetapi juga dirasakan oleh Rina istri dari Dedi. Mengapa Dedi berbuat nekat itu?

Candra, Kertapati
SETELAH melakukan pencarian lebih kurang satu hari, akhirnya Tim Basarnas Kota Palembang berhasil menemukan korban, sekitar pukul 13.40 WIB. Jenazah ditemukan di depan kelenteng daerah Pipa Putih atau sekitar 1 km dari lokasi kejadian.
Isak tangis keluarga korban pecah, tak kalah saat Tim Basarnas membawa jasad korban ke rumah duka yang berada di Jalan Ki Merogan Lorong Ngabehi Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang. Setelah jasad korban diantarkan Tim Basarnas, pihak keluarga langsung memandikan jasad korban.
Jenazah sendiri akan dikebumikan di Meranjat Kabupaten OI. Jhon (47), paman korban kepada Palembang Pos mengatakan, korban merupakan anak kedua 2 dari empat bersaudara.
‘’Dia (Dedi) tidak banyak ulah dan baik, anaknya baru satu baru berumur 4 tahun,” katanya.
Diceritakan Jhon, almarhum baru 3 bulan pulang ke Palembang. Sebelumnya bekerja di Panasonic Jakarta selama 4 tahun. “Dia pulang karena habis kontrak,” ujarnya.
Masih dikatakan Jhon, sebelumnya korban tinggal di rumahnya yang kemudian dijemput oleh istrinya untuk tinggal di kediamannya di Keramasan. Korban pun pergi kembali dengan menggunakan sepeda motor istrinya.
“Nah, saat dia kelaur tidak pamit lagi pergi ke mana. Biasanya setiap keluar dia selalu pamit dan bilang kalau keluar dengan istrinya,” ungkapnya.
Diakui Jhon, tidak ada masalah dalam rumah tangganya. Dia pun heran. Apa yang membuat keponakannya mengakhiri hidup dengan melompat dari atas jembatan Pegayut. “Banyak teman-temannya yang terkejut dengan apa yang ia lakukan. Semasa hidupnya ia tidak pernah meninggalkan kesan yang jelek,” ungkapnya lagi.
Ditambahkan sepupu korban, Beni, kalau almarhum akan dimakamkan di Meranjat. “Tidak ada firasat apa-apa, orangnya memang pendiam,” katanya.
Sambungnya, jenazah korban ditemukan di depan Kelenteng Sejahtera Sei Buayo Jakabaring. “Kerjanya di Jakarta, kalau setahun sekali sering pulang ke Palembang kumpul dengan keluarga,” kenangnya. (*)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses