Ditembak Karena Rampok Pasutri

Ditembak Karena Rampok Pasutri
Tersangka Juni Efendi alias Juni, menjalani perawatan di rumah sakit. Foto Friday/Palembang pos
Posted by:

PENDOPO – Berakhir sudah pelarian satu dari empat pelaku perampokan terhadap pasutri dan anaknya. Residivis pencurian Juni Efendi alias Juni (30), terpaksa dilumpuhkan anggota  Reskrim Polsek Talang Ubi, karena berupaya melawan saat tangkap,  Sabtu (02/01), sekitar pukul 22.30 WIB.
Akibatnya, betis kanan warga  Dusun I, Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI ini, mengalami luka tembak dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan oleh petugas medis.
Aksi perampokan bersenjata api yang‎ dilakukan tersangka Juni bersama Fran, serta dua pelaku lainya At dan Br (DPO) ini, terjadi terhadap korban Dedi (20), yang saat itu sedang berada di dalam pondok kebunnya, di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, ‎Rabu 28 Oktober 2015, sekitar pukul 21.00 WIB, bersama sang istri dan seorang anaknya.
Empat pelaku mendatangi pondok di kebun korban. Pelaku menodongkan senpi ke arah muka Dedi, serta meminta paksa sepeda motor Yamaha Vega warna hitam bernopol B 6114 FYH yang sedang terpakir di halaman pondok, sembari mengancam akan membunuh istri dan anak korban, apabila melakukan perlawanan.
Namun, Dedi tak menyerah begitu saja, serta mencoba melakukan perlawanan. Akibatnya, Dedi dipukul kepalanya dan pelaku menendangnya hingga korban tersungkur. Lalu pelaku berhasil kabur dengan motor curian.
“Pelaku memukul dan menendangi tubuh aku hingga berkali-kali, serta memukul muka dengan gagang senpira laras panjang,” kata Dedi. Pelaku juga mengatakan, sambung Dedi, “Sayang anak atau sayang motor”. ‘’Sepasang anting emas yang dipakai anak aku dan lima unit Hp, jugo dirampas pelaku,” terang Dedi.
Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban SIk SH, didampingi Kanitreskrim Ipda Rusli SH mengatakan, diamankanya tersangka Juni, merupakan pengembangan dari tersangka Fran yang sebelumnya sudah diamankan.
Selain Juni pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor korban Dedi, saat penangkapan terhadap tersangka Fran. “Kelompok ini terkenal kejam dalam beraksi. Mereka empat pelaku, dua lainnya masih DPO kita,” terang Janton. (day)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses