Dituntut Penjara Seumur Hidup

Dituntut Penjara Seumur Hidup
Posted by:

A RIVAI – Tak banyak kata diungkapkan Ariansyah SPd (28), usai mendengar tuntutan dari JPU Ursula Dewi SH MH, dalam persidangan di PN Klas IA Khusus Palembang, Rabu (10/02). Sebab, Ariansyah dituntut JPU dengan hukuman penjara seumur hidup.

Ariansyah yang mengenakan baju orange khas tahanan dengan peci di kepala itu, terlihat langsung melamun jauh dengan pandangan kosong. Dirinya hanya bisa pasrah atas ganjaran yang harus ia terima, lantaran perbuatannya yang nekat melakukan pembunuhan keji terhadap kerabatnya sendiri.

Begitupun dengan ruang persidangan Kartika, tempat berlangsungnya persidangan kasus pembunuhan dengan korban Rahman Dela itu, juga nampak senyap seketika. Terutama para pengunjung sidang yang menyesaki ruangan dengan penjagaan ketat polisi, dan petugas kejaksaan usai mendengar tuntutan jaksa.

Berdasarkan fakta persidangan dan keterangan saksi, JPU Ursula Dewi SH MH dari Kejari Palembang, menuntut terdakwa dengan penjara selama seumur hidup. ”Terdakwa dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,” terang JPU Ursula Dewi.

Sedang Majelis hakim diketuai Firman Panggabean SH MH, meminta terdakwa Ariansyah untuk berkonsultasi dengan penasehat hukum yang mendampingi. “Kami berikan waktu satu minggu bagi terdakwa dan penasehat hukum untuk mempersiapkan pleidoi atau pembelaan. Kepada terdakwa perlu diketahui, anda itu dituntut hukuman seumur hidup,” ujar Firman yang kemudian menutup sidang untuk dilanjutkan pekan depan.

Sementara itu penasehat hukum Suwito Winoto SH dan Efran Yuliandri SH mengatakan, tuntutan pidana penjara seumur hidup dari jaksa dinilai terlalu tinggi. Terutama pasal yang didakwakan jaksa yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Pastinya kita akan siapkan pembelaan. Selama persidangan terdakwa sudah mengakui dan menyesal. Terdakwa hanya berniat mencuri dan tidak ada melakukan pembunuhan. Jadi pasal 340 KUHP yang diterapkan dinilai tidak tepat,” ujar Suwito.

Diberitakan sebelumnya, berdasar surat dakwaan jaksa, korban Rahman Della (18), pelajar yang baru saja lulus dari pendidikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Palembang. Rahman Della ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya, di Jalan Sukabangun II, Lorong Beringin, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kamis (09/07/2015), pukul 10.30 WIB.

Korban yang akrab disapa Radel, dan merupakan anggota Paskibraka Provinsi Sumsel tahun 2014 itu, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Leher korban nyaris putus akibat tusukan pisau yang dilakukan terdakwa pada bagian leher sebelah kanan.

Selang beberapa hari kemudian, petugas gabungan Sat Reskrim Polresta Palembang dan Polsekta Sukarami, berhasil melakukan penyelidikan dan membekuk terdakwa Ariansyah. (vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses