Diundang Pakai WA, Dewan Pilih WO dari Paripurna

Diundang Pakai WA, Dewan Pilih WO dari Paripurna
Posted by:

PALI-
Pembukaan rapat paripurna penyampaian pemandangan Umum Anggota Dewan atas nama Fraksi-Fraksi Dewan Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati PALI Tahun 2017, langsung diwarnai instruksi, kemarin (9/4/18).
Spontan dua dari 21 anggota DPRD PALI yang hadit dari Walk Out dari ruang sidang. H. Alamsyah SH menyampaikan instruksi agar ada pembenahan di lembaga DPRD PALI. Dia menganggap paripurna DPRD ilegal karena tidak sesuai aturan, di mana dirinya tidak mendapat undangan secara resmi oleh sekretaris DPRD PALI dan tidak dilibatkan di Badan Musyawarah (Bamus).
“Instruksi pimpinan, ini rapat paripurna apa, sampai saat ini saya belum mendapatkan undangan,” kata H Alamsyah.
Alamsyah meminta dibenahi administrasi yang ada di Sekretariat DPRD PALI, seperti undangan, di fungsinya Alat Kelengkapan Dewan(AKD), Badan Anggaran (Banggar) dan BaMus. Dipernah AKD dan Banggar tidak pernah dilibatkan sebagaimana mestinya, tidak menerima undangan resmi, (rapat paripuna, red).
“WA(WhatsApp) bukan undangan resmi. Undangan resmi tertulis ada nomor tanggal, saya anggota BaMus tidak pernah dilibatkan,” ungkapnya saat dijumpai awak media.
Instruksi Alamsyah ditanggapi langsung oleh ketua DPRD PALI. H Soemarjono agar permasalahan internal sekretariat DPRD Kabupaten PALI dibicarakan internal DPRD. Tak lama kemudian politisi Partai Gerindra, Basuki Rahmat juga ikut meninggalkan rapat paripurna DPRD PALI.
Namun, rapat tetap berlangsung dengan dihadiri 19 anggota, yang hadir saat itu 21 dari jumlah 25 anggota DPRD PALI.
Paripurna dihadiri wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, Sekretaris Daerah (Sekda) PALI kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan. (day)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses