Dorong Panahan Masuk Porprov

Dorong Panahan Masuk Porprov
Posted by:

 

Palembang-Dalam musyawarah provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) di KONI Sumsel, Sabtu (10/11/18), Dhani Indra kembali terpilih menjadi Ketum Perpani untuk periode 2018-2022. Ini menjadi periode kedua bagi Dhani memimpin Perpani Sumsel.

Dhani Indra terpilih lewat voting dengan perolehan 10 suara. Sementara pesaingnya Musheril mendapatkan 6 suara.  Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua II Bidang Organisasi KONI Sumsel Ishak Hasan, menyampaikan pada pengurus Perpani periode 2018-2022,  jika dalam dua tahun kedepan ada dua agenda yang harus diperjuangkan Perpani Sumsel.

Pertama, Perpani harus lebih aktif dalam mendorong cabor panahan masuk dalam Porprov 2019 di Prabumulih. “Jadi Perpani harus perjuangkan atau mendorong supaya cabor panahan dipertandingkan di Porprov di Prabumulih nanti,” ujarnya.

Porprov menjadi pesta dua tahunan bagi atlet-atlet di Sumatera Selatan. Porprov menjadi ajang bagi atlet untuk menambah pengalaman dan pengukur kemampuan serta berprestasi.

Oleh karena itulah, Pengrov Perpani harus lebih gigih untuk memperjuangkan itu sehingga cabor panahan semakin populer dan menyentuh sampai ke daerah.  Tak hanya di Porprov saja, Perpani juga harus terus lebih gencar lagi mempersiapkan atlet jelang PON 2020 di Papua nanti.

“Kita masih terus memantau apakah cabor panahan masuk dalam PON Papua nanti atau tidak. Kita sebaiknya harus siapkan atlet dari sekarang,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketum Perpani Sumsel Dhani Indra mengaku telah siap dengan tugas yang bakal ia emban sebagai Ketum Perpani di periode kedua.  Ia mengajak pengurus Perpani kabupaten/kota yang menyempatkan hadir untuk sama-sama bekerja memajukan cabor panahan di Sumsel.

Ia pun mengungkapkan, masa pengurusan Perpani periode 2014-2018 sebenarnya telah berakhir Juni tadi, tapi karena banyaknya even di Sumsel, sehingga musyawarah provinsi Perpani baru digelar November.  “Tapi sekarang kita musyawarah provinsi dan saya kembali dipercaya sebagai ketua. Menjadi ketua atau pengurus Perpani menjadi kerja tanpa pamrih,” ucapnya.

Itu karena memang dalam mengerakkan organisasi ini harus kerja keras, karena pengurus harus kreatif untuk mencari suntikan dana untuk eksis dan terus melakukan pembinaan atlet panahan atau makukan even yang siaftnya berkesinambungan.  “Mari kita bersama-sama bekerja dan memajukan cabor panahan di Sumsel,” ujarnya. (kie/rls)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses