Dovizioso Percaya Posisinya Aman

Dovizioso Percaya Posisinya Aman
Andrea Dovizioso, pebalap Ducati.
Posted by:

SALAH satu dari dua pembalap Ducati mesti memberi jalan kepada Jorge Lorenzo, yang diyakini akan bergabung musim depan. Namun Andrea Dovizioso optimis jika posisinya akan aman.
Lorenzo, 28 tahun, santer dikabarkan akan meninggalkan Yamaha untuk bergabung pabrikan Italia itu mulai 2017. Pengumuman bergabungnya Lorenzo ke Ducati disebut-sebut akan dilakukan sebelum balapan di Jerez, sepekan lagi.
Seandainya Lorenzo benar-benar dipastikan datang, salah satu dari dua pembalapnya saat ini, yakni Dovizioso atau Andrea Iannone mesti merelakan tempatnya. Jika Dovizioso yakin aman, berarti Iannone yang bakal tergusur. Pada akhir musim lalu, Dovizioso finis dua strip di bawah Iannone.
”Untuk membangun sebuah motor MotoGP sangatlah rumit dan tidak ada seorang pun yang disebut sangat diperlukan, tidak si pembalap ataupun teknisi,” ungkap Dovizioso kepada Gazzetta dello Sport. ”Anda butuh keseluruhan tim tapi indikasinya yang kuberikan untuk motor 2015 –basis dari segala kebaikan yang kami punya sekarang– ketika [manajer Ducati Luigi] Dall’lgna datang begitu penting,” ungkap Dovizioso.
”Orang-orang di Ducati tahu apa yang terjadi dalam empat tahun terakhir, Gigi sudah melihatnya dalam tiga tahun, mereka semua punya informasi untuk memahami karakteristik pembalap, pengembangan, pendekatan, dan profesionalisme,” lanjutnya.
Sementara itu, bakal lowongnya pos di Yamaha disebut-sebut bakal diisi Maverick Vinales. Dikabarkan pihak Yamaha sendiri sudah membidik Vinales begitu Lorenzo mengisyaratkan bakal hengkang. Tapi pembalap 21 tahun itu mengaku tak terganggu rumor tersebut, malahan merasa terbantu.
Meski masih muda, Vinales memperlihatkan performa yang menjanjikan. Di musim pertamanya di MotoGP, pembalap Suzuki ini meraih gelar rookie terbaik usai finis di urutan 12, satu tangga di bawah rekan setimnya yang lebih berpengalaman Aleix Espargaro.
Pada musim ini performa Vinales kembali menyedot perhatian. Dia berhasil finis keenam di Qatar sebelum menyudahi balapan Austin di urutan keempat. Sementara itu, bos Suzuki Davide Brivio mengungkapkan, timnya telah mengupayakan segalanya untuk mempertahankan Vinales.
”Bagiku selalu bagus untuk memiliki hal-hal semacam itu di dalam pikiranku,” sahut Vinales saat ditanya mengenai masa depannya.
”Sepertinya tekanan ini akan membantuku untuk semakin termotivasi dan menemukan sesuatu dari gaya berkendaraku. Bagiku, ini justru membantu,” imbuh dia sebagaimana diwartakan Autosport. (har/dbs)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses