Dua Gadis Tipu Gojek

Dua Gadis Tipu Gojek
Posted by:

Palembang – Ada-ada saja kelakuan dua remaja putri ini, mengaku kepingin nonton film di bioskop tapi kantong kering.
Putri Vivianti alias Eza Saputra (17) dan Sri Astuti alias Riri Onya (17) warga Jalan Kemang Manis, Lorong Sehati, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, nekad mengelabui para driver Gojek online.
Setelah para driver membayar pakaian, kedua tersangka langsung menghilang dengan menonaktifkan ponselnya.
Para driver yang merasa dirugikan melaporkan kejadian itu ke sesame driver Gojek lainnya, ternyata sudah ada beberapa korban penipuan lainnya dengan modus serupa memesan di aplikasi Goshop.
Peristiwa tersebut dilaporkan dan ditindak lanjuti Unit Reskrim Polsek Gandus.
Alhasil dua remaja putri, Kamis (01/2/18) pun digeladang ke Polsek Gandus, untuk di tahanan selaku tersangka penipuan.
Kejadiannya terjadi di kawasan SPBU di depan Kompleks Polygon, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, pada Minggu (28/1/18) sekitar pukul 16.00 WIB.
Dengan korban Dwi Denyka Alasta Putra (24) karyawan Gojek, warga Jalan PDAM Tirta Musi, Lorong Rahmat, RT 08/02, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I.
Sore itu, Dwi mendapat orderan di Go Shop untuk mengambil barang berupa pakaian di kawasan SPBU Polygon.
Lalu diantarkan ke Siti Kost di Trikora atas nama Amira Diana. Uang Rp 180 ribu harga pakaian diserahkan, barang pun dibawa untuk diantarkan ke tempat tujuan.
Rupanya sesampainya di tempat dimaksud, dan pembeli baju itu tidak ada. Dwi (korban) yang kebingungan, penjual Putri Vivianti alias Eza Saputra dan pembeli Sri Astuti alias Riri Onya, kedua nomor ini tak dapat dihubungi alias tidak aktif lagi.
Alhasil korban seharian bekerja memberikan jasa layanan Gojek, terpaksa gigit jari, kehilangan uang 180 ribu.
Dari keterangan korban Dwi, kejadian itu ia sebarkan ke rekan Gojek lainnya, dengan cepat kejadian serupa juga dialami Amirudin Gojek lainnya dengan modus penipuan serupa.
“Iya jadi itu, mereka (pelaku) pura-pura jual dan beli pakain, pakai aplikasi Goshop, karena kita percaya, saya belikan baju itu. Ternyata waktu barang sudah di beli Rp 180 ribu, pembelinya tidak ada, penjualnya juga menghilang,” ungkap Dwi sudah setahun bekerja Gojek itu.
Senada dikatakan Amridun gojek juga ketua RT 38/07, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Jalan sahyakirti. “Waktu mereka (pelaku) pesanya di Taman Purbakala. Mereka pesan baju di Goshop di nota Rp 180 ribu, yang mesan Ajeng. Jadi saya bayar Rp 155, sudah di panjar Rp 25 ribu. Rupaya penipuan juga makanya kami lapor kejadian ini,” timpalnya.
Pengakuan tersangka Putri Vivianti, mengatakan baju bekas itu memang miliknya. “Aku yang pesan dan Riri yang beli baju. Uang dari hasilnya kami pakai untuk nonton bioskop 2 kali. Idenya sama-sama, nyesal juga aku pak, kasin sama mamang Gojek ini. Baru dua kali ini, satu kali tidak jadi uang kami kembalikan ke Gojeknya,” ungkap Putri kepada Palembang Pos, sembari menangis.
Kapolsek Gandus AKP Aidil Fitri SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Heriyanto menegaskan pihaknya telah mengamankan dua pelaku penipuan dengan korbannya driver Gojek online.
“Mereka berdua ini pelaku penipuan, mereka gunakan aplikasi Goshop, setelah driver membeli baju yang ternyata bekas. Kedua tersangka ini menghilang dengan menonaktifkan ponselnya, dari itulah driver Gojek ini melapor,” ungkapnya.
Ditegaskannya di wilayah hukumnya sudah ada 2 laporan yang masuk.”Kita juga koordinasi dengan Polsek lain, ada juga 3 kejadian serupa. Kepada driver Gojek untuk lebih hati-hati dan jeli setelah kejadian ini. Untuk pelaku terancam pasal 378 KUHP dengan pidana 4 tahun penjara,” tukas Kapolsek. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses