Dua Kades Korban Begal

Dua Kades Korban Begal
Posted by:

PENDOPO – Motor dinas Yamaha Vega R dikendarai dua Kepala Desa (Kades), terpaksa diserahkan kepada enam begal bersenpi. Itu setelah keduanya ditodong senpira oleh para pelaku, Senin (15/02), pukul 16.00 WIB, saat melintas di simpang empat Dusun V, Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal, PALI.
Kedua kades korban begal itu, Fauzi Ahmad, Kades Muara Ikan, dan Rehamsyah, Kades Tanjung Baru, Kecamatan Penukal Utara, PALI. Perampokan bermula dari kedua korban berseragam dinas kades, pulang dari pertemuan seluruh kades, dengan Bupati PALI di Pendopo.
Saat keduanya melintas dilokasi kejadian, dan dalam kondisi sepi, mereka dihadang dua dari enam begal menggunakan senpira, serta sajam jenis golok, dan pisau. Para pelaku mengancam akan melepas tembakan, jika kedua kades itu tak menyerahkan motor dikendarai.
Lantaran nyawa kedua Kades terancam, mereka memilih menyerahkan motor. Sementara enam pelaku setelah mendapat buruannya, langsung kabur. Dengan bantuan warga melintas, kedua kades diantar menggunakan mobil mendatangi rumah Kades Mangku Negara, untuk meminta bantuan.
Selanjutnya, mereka kembali mendatangi lokasi kejadian. Lantaran masih baru, kebetulan kondisi jalan becek, warga melihat bekas ban sepeda motor. Jejak ban ditelusuri oleh warga, dan ternyata sepeda motor masih disembunyikan pelaku di hutan. “Saat itu saya tengah melintas, melihat kades berjalan. Setelah tau mereka dirampok, saya antar ke rumah Kades Mangku Negara,” kata saksi Tion (50), warga setempat, ditemui Selasa (16/02).
Sementara itu, Fauzi Ahmad, Kades Muara Ikan, saat ditemui membenarkan dirinya bersama Kades Tanjung Baru, dihadang 6 pelaku rampok, dan meminta paksa kendaraan yang digunakan mereka. “Mereka mengancam pakai 2 pucuk senpira jenis kecepek. Kami mundur dan merelakan motor dinas itu dibawa lari pelaku,” katanya.
Setelah kejadian itu, lanjut Fauzi, dirinya menuju rumah kepala desa Mangku Negara. Lalu dibantu warga mencari kendaraan itu. Karena pada saat kejadian jalan di lokasi kejadian masih becek, dan terlihat jejak ban motor yang dikendarainya. “Kami dibantu warga sekitar menemukan motor malam hari di hutan,” ujarnya.
Kapolsek Penukal Abab AKP Indrowono membenarkan kejadian itu, namun korban belum melapor. Sementara setelah mendapat informasi, anggota langsung melakukan olah TKP. “Memang ada yang menghubungi kita, terkait kejadian dialami dua Kades, dan kita telah melakukan olah TKP. Korban belum lapor secara tertulis, baru secara lisan. Dari informasi, pelaku enam orang dan motor ditemukan setelah dicari di hutan,” ujar Kapolsek. (day)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses