Duda Ditemukan Tewas Membusuk

Duda Ditemukan Tewas Membusuk
Posted by:

LUBUKLINGGAU – Paim (42), warga Jalan Patimura, Gang Langgar, RT 04, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, ditemukan tewas tanpa busana di kamarnya. Diduga duda dua anak ini tewas karena sakit.
Hal itu terungkap setelah sepupunya Isnin (53), datang ke rumah korban, Kamis (22/3/18), sekitar pukul 11.30 WIB. Kedatangan Isnin untuk mengecek keberadaan korban, karena langgana ojek korban komplain dan menanyakan kenapa sudah dua hari korban tidak menjemputnya.
Saat Isnin datang dan mengetuk pintu rumah korban, tak kunjung ada jawaban. Lalu Isnin menanyakan kepada tetangga korban tentang keberadaan Isnin. Tapi tetangga korban mengatakan bahwa sudah dua hari terakhir tidak melihat korban.
Kemudian Isnin, kembali mengetuk pintu sambil memanggil korban. Tak kunjung mendapat sahutan, Isnin mencoba mengintip ke dalam dari kaca jendela yang pecah. Saat Isnin berusaha menintip ke dalam dia mencium bau tak sedap dan melihat banyak lalat dari dalam rumah korban.
Curiga Isnin memberitahu tetangga korban dan melapor ke ketua RT setempat. Tidak berapa lama Ketua RT dan warga datang bersama polisi. Lalu polisi didampingi ketua RT mendobrak pintu rumah korban dan mendapati korban sudah tak bernyawa dengan posisi telentang tanpa busana dalam keadaan kaku dan membusuk.
Ketua RT 4, Rizal, menjelaskan terakhir dirinya sempat bertemu korban pada Senin malam diacara yasinan. Saat itu kondisi korban sehat-sehat saja. “Hanya setelah itu dapat kabar hari ini kalau dia meninggal,” ujarnya.
Sepengetahuannya, almarhum semasa hidup merupakan warga yang aktif dan bersosialisasi dengan warga. Kesehariannya, korban tinggal sendirian dirumahnya karena sudah mendjda dan dua anaknya ikut bersama istrinya.
Terpisah, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Hadi Sutriyanto, setelah mendapat laporan langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menghubungi tim Identifikasi dari Polres Lubuklinggau. Dari identifikasi yang dilakukan tidak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan. Barang di rumah korban juga tidak ada yang hilang. “Kesimpulan sementara penyebab kematian korban karena sakit,” ujar Hadi.
Selain itu, tiga hari sebelumnya warga sempat melihat korban pulang dari tempat yasinan hujan-hujan. “Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan visum, karena langsung mau dikebumikan,” pungkasnya. (yat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses