Eksekusi Lahan Mitra Ogan, Gagal



Eksekusi Lahan Mitra Ogan, Gagal


Posted by:

Baturaja, Palembang Pos.-
Upata penggugat melakukan eksekusi terhadap perkebunan PT Mitra Ogan di Kabupaten OKU, di atas lahan warga seluas 200 hektare di lokasi pabrik, gagal karena dihalangi ribuan buruh.
“Sita eksekusi ini atas gugatan perkara perdata antara tergugat, PTP Mitra Ogan dan penggugat Fadi Djuaid salah satu pemilik lahan yang diserobot perusahaan,” ujar pimpinan eksekutor, M Roesli SH saat melakukan eksekusi di lokasi pabrik abdiling VI PTP Mitra Ogan, kemarin. 
Dikatakannya, gugatan perkara perdata yang dimenangkan penggugat, sesuai putusan peninjauan kembali nomor 714/PK/PDT 2010 tanggal 24 agustus 2011 gagal dilaksanakan.
“Kami sudah melakukan beberapa kali mediasi dengan pihak perusahaan, tapi tidak menemui titik terang. Sebab itulah, kami akan melakukan eksekusi atas lahan seluas 200 hektare tersebut,” ujarnya.
Pantauan dilapangan, 8 warga penggugat pemilik lahan hendak melakukan eksekusi dilokasi pabrik abdiling VI PTP Mitra Ogan di Desa Karang Dapo, Kecamatan Peninjauan, OKU.

Namun, eksekusi yang hendak dilakukan penggugat digagalkan oleh sekitar 1.500 karyawan perusahaan yang tumpah ruah menghalangi eksekusi.
Edi (35), karyawan PT MO mengatakan, pihaknya menolak eksekusi lahan yang akan dilakukan oleh penggugat.
Menurut dia, jika lahan dilokasi pabrik abdiling VI diekskusi, berdampak pada ribuan buruh akan kehilangan mata pencarian.
“Kalau lahan beserta pabrik ini, disita. Kami mau kerja dimana lagi. Tolonglah kepada pihak penggugat untuk memberikan kebijakan agar nasib ribuan buruh terselamatkan. Kami mau makan apa kalau tidak ada pekerjaan,” ujarnya.

Sementara, Manager Humas dan SDM Mitra Ogan, Taufik belum berhasil dihubungi untuk dimintai komentarnya, terkait eksekusi yang dilakukan warga tersebut. (len)
Dikirim melalui BlackBerry® dari 3 – Jaringan GSM-Mu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses