Ekspor Berkurang, Harga Buah Kelapa Anjlok

Ekspor Berkurang, Harga Buah Kelapa Anjlok
Posted by:

 

PALEMBANG- Harga komoditas kelapa dalam 4 bulan terakhir terus mengalami penurunan. Data dari Perpekindo mencatat harga kelapa di Sumsel, Jambi, Kalimantan, Palu dan Gorontalo masih di bawah Rp1.000 per butir. Bahkan harga di daerah penghasil utama kelapa yakni Kabupaten Indagiri Hilir, Riau, berkisar Rp800 sampai dengan Rp1.200 per butir.

Kondisi ini membuat petani tidak bisa mengandalkan produksi yang ada untuk memenuhi kebutuhan hidup.  Sebab, pendapatan dari penjualan buah kelapa hanya sanggup untuk menutupi biaya produksi.

Salah seorang petani kelapa yang berada di kawasan Muara Telang Banyuasin, Gito (33) mengatakan saat ini harga buah kelapa di tingkatan petani hanya mencapai Rp900-1000. Panen dari buah kelapa hanya 2 bulan sekali. Rata-rata per hektar bisa menghasilkan sekitar 2000 butir buah kelapa.

“Tapi itu dipotong ongkos angkut dan petik (Rp200) dan ongkos kupas (Rp150). Jadi sekarang ini sangat susah diandalkan kalau hahya dari kelapa saja,” ujar Gito yang memiliki kebun kelapa seluas 2 hektar tersebut.

Gito menjelaskan guna menutupi biaya hidup, dirinya mulai menanam tanaman lain seperti jagung dan padi. Jagung ditanam di sela lahan kelapa. Sementara untuk padi, dirinya sudah memiliki satu hektar lahan. “Lumayan untuk menutupi kebutuhan,” katanya.

Gito berharap ada langkah dari pemerintah untuk bisa menaikkan harga kelapa. “Normalnya itu Rp2500-3000 per butir. Jadi masih cukup untuk biaya makan ataupun kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia (Perpekindo) DPW Sumsel, Sulaiman Helmi mengatakan anjloknya harga kelapa disebabkan banjirnya produksi dalam negeri pasca panen raya. Tak hanya itu, permintaan ekspor juga mengalami penurunan. “Sehingga barang yang ada menumpuk dan membuat anjlok harga,” bebernya.

Terlebih lagi, salah satu negara pengimpor kelapa, Thailand lahan kelapanya sudah mulai produksi. “Jadi secara otomatis mereka mengurangi impor bahan baku,” terangnya. (cw05)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses