Empat Tahun Derita Lumpuh, Wely Harapkan Belas Kasihan

Empat Tahun Derita Lumpuh, Wely Harapkan Belas Kasihan
Wely, warga Kelurahan Gunung Gajah Kota Lahat, Kabupaten Lahat yang menderita lumpuh berharap kasihan, Rabu (19/4). Foto arief Palembang Pos
Posted by:

LAHAT – Sungguh berat cobaan yang dialami Wely Iskandar (57). Warga yang beralamat di Kelurahan Gunung Gajah, Kecamatan Kota Lahat, persisnya dibelakang markas Subdenpom Lahat ini, sudah empat tahun menderita kelumpuhan. Lelaki yang memiliki 7 anak yang masih kecil ini tidak memiliki kartu jaminan kesehatan dari pemerintah. Jangankan menanggung biaya pengobatan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja hanya mengandalkan bantuan dari tetangga dan belas kasihan warga lainnya.

“Pak Wely butuh bantun,” ujar Umar, tetangga Wely. Bergantian para tetangga memberi bantuan, guna mengurangi beban keluarga Wely. Ketika koran ini masuk kekediaman Wely, terlihat lelaki paruh baya ini kesulitan bergerak. Untuk berjalan, Wely harus merangkak, itupun dengan tertatih-tatih.Diceritakan Wely, penderitaannya berawal dari sakit perut hebat yang dialaminya. Ingin sembuh, Wely berobt ke RSUD Lahat. Hasil diagnosa, Wely divonis gangguan ginjal. “Kata dokter ginjal, saya ada daging tumbuh sebesar biji jagung. Tapi anehnya, kencing saya normal,” ujar Wely.

Tak puas dengan hasil medis, Wely berobat ke RS Mohamad Husein. Anehnya, hasil diagnosa ginjal Wely normal, hanya saja tim medis RSMH belum menemukan penyakitnya. Upaya pengobatan terus dilakukan. Mahalnya biaya berobat, ditambah tidak ada kartu jaminan kesehatan, Wely terpaksa berobat dengan biaya mandiri.Karenanya kondisi keuangan Welypun habis. Simpanan yang didapat dari hasil bekerja sebagai buruh serabutan selama ini ludes. “Uang kami tidak ada lagi untuk berobat dan untuk makan. Semua habis buat biaya pengobatan. Saya ingin sembuh,” ujarnya.

Bukannya sembuh penyakit Wely bertambah parah. Sekitar satu tahun berikutnya, kaki Wely tidak bisa digerakkan alias lumpuh. Saat ini, dirinya hanya bisa pasrah menerima takdir yang menimpanya. “Sekarang sudah tidak bisa apa-apa lagi bahkan berjalan pun sulit karena kaki sebelah kiri saya kaku tidak bisa digerakkan padahal anak saya ada tujuh dan semuanya masih kecil,” pungkasnya.Bupati Lahat H Aswari Riva’i SE, melalui Kadinkes Dr H Rasyidi Amri mengatakan, belum tahu soal Wely. Dirinya meminta alamat lengkap Wely untuk menurunkan tim, agar dapat didata. “Kalau memenuhi sarat akan ditanggung BPJS. Karena program penyakit menahun yang diusung Bupati H Aswari Rivai sudah ada. Jadi kita cek dulu,” ujarnya. (rif)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses