Gadai Motor, Kabur ke Bandung

Gadai Motor, Kabur ke Bandung
Posted by:

#Puad Diduga Sering Mabuk dan Berjudi
#Kasus Suami Bunuh Istri

Kayuagung, Palembang Pos.-
Kasus suami bunuh istri di Dusun III, RT 02, Desa Kampung Baru, Kecamatan Mesuji Makmur, OKI, pada Kamis (30/01), terus diusut Unit Reskrim Polsek Mesuji Makmur. Bahkan, polisi menduga kalau tersangka Ahmad Puad (21), sudah kabur ke Bandung dengan menumpang Bus AKAP Damri.
Informasi lainnya, setelah membunuh istrinya Sri Nuridah (20), Puad diduga sempat lari ke Belitang, OKUT, untuk menggadaikan sepeda motornya dengan temannya disana. Hal itu ditegaskan Kasatreskrim Polres OKI AKP H Surachman SH, melalui Kapolsek Mesuji Makmur Ipda Harun SH.
Menurut Harun, pihaknya sempat melakukan pengejaran ke Belitang, OKUT, namun belum berhasil melakukan penangkapan. Kemudian, polisi juga sempat menggerebek kediaman saudara sepupu Puad dikawasan Hutan Tutupan, Kecamatan Lempuing Jaya, OKI, tapi Puad sudah pergi dari rumah tersebut.
“Setelah kejadian pelaku langung kabur, dan kita lakukan pengejaran ke daerah Belitang, OKUT, namun tak berhasil menangkapnya. Disana (Belitang,red) pelaku sempat mendatangi rekannya dan menggadaikan sepeda motor,” ujar Harun dihubungi melalui ponselnya, Sabtu (01/02) siang.
Kemudian, sambung Harun, pihaknya menggerebek kediaman saudara sepupu Puad bernama Agus dikawasan Hutan Tutupan, tapi lagi-lagi Puad sudah pergi. Puad diduga kabur ke Bandung, menggunakan Bus AKAP Damri. “Kita masih terus memburu pelaku, mudah-mudahan dapat segara ditangkap,” terang Harun.
Dikatakan Harun, motif pembunuhan sendiri diduga kuat karena persoalan ekonomo rumah tangga keduanya. Sebab, Puad sendiri diketahui sering mabuk-mabukan dan bermain judi, hingga dirinya tega menghabisi nyawa istrinya yang sedang hamil dua bulan itu. ‘’Masalah ekonomi diduga menjadi penyebab pelaku tega menghabisi nyawa istriya,” kata Harun.
Harun menjelaskan, kasus pembunuhan itu pertama kali diketahui oleh ibu korban bernama Aminah, yang bertandang ke rumah pasutri itu. Aminah mampir, karena kebetulan hendak menghadiri undangan salah seorang tetangga keduanya yang menggelar hajatan. Namun, begitu masuk rumah pasutri tersebut, Aminah mendapati anaknya (korban,red) sudah tak bernyawa.
Mengetahui itu, tambah Harun, Aminah langsung memberitahu kerabat dan menghubungi pihak kepolisian, hingga dengan cepat kasus pembunuhan yang dilakukan suami terhadap istrinya itu langsung menyebar. ‘’Diperkirakan korban meninggal dunia sejak siang harinya atau beberapa jam sebelum ditemukan tewas,” tambahnya.
Sekadar mengingatkan, pembunuhan yang diduga dilakukan Ahmad Puad terhadap istrinya atau korban Sri Nuridah yang baru dinikahinya sejak enam bulan terakhir itu, membuat gempar warga desa setempat, maupun desa sekitarnya. Sri Nuridah ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya, sekitar pukul 19.00 WIB, sementara suaminya Ahmad Puad sudah kabur.
Korban yang diketahui sedang hamil dua bulan itu, meninggal dengan kondisi mengalami luka pukulan benda tumpul dibagian belakang kepala, gigi patah dan copot. Dugaannya, usai menghabisi nyawa istrinya, Puad langsung kabur ke Belitang, OKUT, menggadaikan motor. Setelah itu, lari ke kawasan Hutan Tutupan, OKI, sebelum menumpang Bus AKAP Damri, untuk kabur ke Bandung. (cr04)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses