Gadis Remaja Disekap dan Diperkosa

Gadis Remaja Disekap dan Diperkosa
Korban bersama Ibunya ER, saat melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polresta Palembang, Selasa (7/6). Foto: Poetra Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Berniat hendak pergi Salat Tarawih, seorang perempuan remaja sebut saja Indah (16), malah jadi korban pemerkosaan yang dilakukan seorang pria berinsnial EL. Bahkan, sebelum berhasil kabur, korban sempat disekap selama satu hari di kediaman EL di kawasan Tegal Binangun.

Beruntung, korban berhasil kabur dari jeratan pelaku dan akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya ke orang tuanya. Setelah itu, orangtua korban yang beralamat di Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Seberang Ulu (SU) I ini melapor ke Polresta Palembang.
“Saya baru berhasil kabur, Senin (6/6). Setelah disekap selama satu hari,” ujar korban saat dimintai keterangan di SPKT Polresta Palembang, Selasa (7/6).

Dihadapan polisi, korban mengungkapkan, peristiwa bermula saat ia hendak pergi Salat Tarawih, Minggu (5/6). Namun di tengah perjalanan dia bertemu dengan temannya ML. Kedua gadis, yang masih duduk di bangku SMA ini lantas memutuskan untuk tidak jadi pergi salat tarawih dan memilih nongkrong di kawasan Jakabaring Sport City (JSC).

Di sanalah kedua gadis ini bertemu dengan pelaku EL. Karena alasan gelap dan sepi, EL membujuk kedua gadis untuk pergi meninggalkan JSC. Berbonceng tiga dengan menggunakan sepeda motor milik EL.

EL lantas mengajak mereka ke kediamannya yang berada di kawasan Tegal Binangun.‎”Saat itu saya disuruh masuk ke rumahnya. Tanpa curiga saya menurut saja,” katanya. Dalam rumah itulah, EL memaksa korban untuk berhubungan layaknya suami istri.
Sementara rekannya ML berhasil melarikan diri. Tak hanya disetubuhi, bahkan koRBAN sempat disekap di rumah pelaku selama satu hari. Tak hanya sampai disitu, korban sempat diancam menggunakan pistol jka tak mau menuruti niat jahat pelaku.”Saya ketakutan pak, dan akhirnya menurut,” ungkapnya.

Sementara ibunda korban kepada petugas mengungkapkan, dia bersama keluarga sempat kesulitan mencari putri keempatnya tersebut karena tak pulang sejak sehari yang lalu.“Setelah dicari, anak saya ini jalan sendirian di 8 Ulu pak. Pas pulang ke rumah dia baru cerita kalau disekap dan di perkosa,” terangnya.

Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede mengaku, sudah mengetahui laporang tersebut dan akan segera meringkus pelaku.(vot) ‎

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses