Gempa 5,9 SR Guncang Bengkulu

Gempa 5,9 SR Guncang Bengkulu
Ilustrasi.
Posted by:

BENGKULU – Gempa berkekuatan 5,9 skala richter (SR) yang mengguncang Bengkulu kemarin (10/04), mengakibatkan puluhan rumah rusak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat, empat rumah permanen rusak parah, 20 rumah rusak sedang, dan puluhan lainnya rusak ringan.
Kepala BPBD Kota Bengkulu Mulyani mengatakan, empat rumah rusak parah masing-masing di RT 25, Gang Serawai, Kelurahan Pekan Sabtu, satu unit. Kondisinya bagian belakang rumah itu roboh. Sedangkan tiga rumah rusak lainnya di RT 40 Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar.
”Untuk bangunan yang tergolong rusak parah baru terdata di dua kelurahan,” kata Mulyani kepada wartawan, Minggu (10/04). Di dua kelurahan itu, tambah Mulyani, juga terdapat bangunan yang mengalami rusak sedang yakni bagian dinding yang telah diplester berjatuhan akibat gempa. Masing-masing di RT 25 Pekan Sabtu 10 rumah dan di RT 40 Sukarami 10 rumah.
Bangunan rumah di RT 25 Pekan Sabtu yang dihuni oleh 40 kepala keluarga (KK) juga mengalami retak-retak atau rusak ringan, baik pada bagian dinding, maupun kolom rumah di bagian bawah. Kondisi bangunan retak-retak akibat gempa juga terjadi di RT 40 Kelurahan Sukarami. ”Plesteran semen di dinding rumah di dua kelurahan rusak. Kalau retak-retak akibat gempa didua kelurahan itu mencapai puluhan,” ujar Mulyani.
Dampak lainnya akibat gempa 5,9 SR pagi tadi, adanya struktur bangunan di RT 40 Kelurahan Sukarami mengalami turun ke bawah yang diduga akibat kuda-kuda bangunan rumah lepas. ”Seluruh bangunan yang mengalami rusak didua kelurahan itu masih bisa dihuni warga,” tandas Mulyani. BPBD hingga kini masih terus mendata dampak gempa.
Diketahui, gempa tektonik 5,9 SR terjadi di Bengkulu, Minggu (10/04), pukul 09.14 WIB. Gempa berdekadalam 16 kilometer ini, pusatnya berada di 61 Km arah barat daya Bengkulu. Selang sejam kemudian gempa susulan terjadi dengan skala 4,8 SR.

#Guncang Pagaralam 
Terpisah, gempa yang mengguncang Bengkulu, juga terasa hingga Kota Pagaralam. Gempa sempat menggoyang bangunan, tiang listrik dan gedung tinggi. Guncangan gempa yang cukup kuat terasa berlangsung sekitar lima detik, membuat masyarakat Pagaralam panik.
Marbes (28), warga Dusun Pagaralam (Duspa) mengatakan, sangat terkejut, ketika tiba-tiba melihat tiang listrik yang ada di depan rumah bergoyang cukup kuat. “Goncangan itu sekitar 09.10 WIB, kami yang sedang santai di teras berlari berhamburan ke tanah lapang dekat rumah. Kami khawatir jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan atau gempa susulan,” ungkapnya dengan wajah yang panik.
Sementara  petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD) Mulyadi dikonfirmasi mengatakan, gempa tersebut bukan terjadi akibat aktifitas Gunung Dempo, namun cukup terasa dan terekam dialat seismograf berkekuatan III MMI. “Hasil pengamatan alat seismograf di pos pemantau, kalau gempa tersebut tidak terekam alat seismograf. Dengan kata lain gempa getaran jauh yang terasa hingga ke Pagaralam,” jelasnya.
Infiormasi lain dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jika sumber gempa yang getarannya terasa hingga ke Pagaralam ini terjadi di Bengkulu. Dengan pusat gempa di kedalaman laut dengan kekuatan 5,9 SR, titik lokasinya 4.32 LS,102.09 BT.
“Kita tetap mengimbau kepada masyarakat Kota Pagaralam dan sekitarnya untuk tetap waspada jika sewaktu-waktu gempa kembali terjadi. Untuk saat ini, aktiftas Gunung Dempo masih aktif normal, belum terjadi kenaikan statusnya,” ungkap Mulyadi.

#Rumah Panggung Bergoyang
Di sisi lain, warga Kecamatan Tanjung Sakti Pumi dan Pumi sekitarnya, berhamburan keluar rumah. Rumah yang sebagian besar rumah panggung tiba-tiba bergoyang, warga pun menyadari telah terjadi gempa bumi. Goyangan yang cukup kencang membuat warga memilih menyelamatkan diri dari dalam rumah, yang dikhawatirkan ambruk.
“Kujingok ngapo bola listrik begoyang-goyang, teraso jugo rumah begoyang. Daripada ada apo-apo, lemaklah nyelamatke diri dulu,” ujar Herman, warga Tanjung Sakti Pumi. Meskipun pusat gempa yang terjadi pada Minggu (10/04), pukul  09.14 WIB, berada di Provinsi Bengkulu, namun juga dirasakan hingga ke Kota Lahat. Sejumlah warga yang saat itu berada di rumah atau gedung, mengaku merasakan guncangan gempa.
Sementera mereka yang beraktivitas di jalan atau sedang berkendaraan, sama sekali tidak merasakan. “Kami lagi di kalangan (pasar), wong teriak-teriak gempo,” ujar Indra (37), warga Tanjung Sakti Pumu, seraya belum mendapat kabar bila gempa itu menimbulkan kerusakan.
Meski informasi resmi dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa tersebut tidak berpeluang terjadi tsunami, namun kekuatan gempa mencapai 5,9 skala richter, yang berada di 61 kilometer barat daya Bengkulu, dengan posisi -4.32 Lintang dan 102.09 Bujur. Dengan kedalaman 16 kilometer di atas permukaan laut. (cw03/rif/jpnn)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses