Golput Diprediksi 40 Persen

Golput Diprediksi 40 Persen
Posted by:

Palembanag, Palembang Pos.-
Kalau pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) lalu, angka golput mencapai 35 persen. Maka pada pemilihan legilastif (pileg) 9 April mendatang partisipasi pemilih di Sumatera Selatan (Sumsel), diprediksi akan lebih renda lagi sehingga angka golput bisa mencapai 40 persen.
“Kalau saya cermati, ada kecenderungan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak suaranya pada pemilu 9 April mendatang terus menurun. Kalau tahun 2009, partisipasi pemilih sekitar 70 persen atau yang tidak menggunakan hak pilihnya mencapai 30 persen. Maka tahun 2014 ini, prediksi saya bisa mencapai 40 persen bahkan bisa lebih rendah dari itu,” kata Alfitri Msi, Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), dalam Serial Diskusi Kepemiluan 2014, Majelis Daerah KAHMI Kota Palembang, Kamis (5/2) kemarin.
Adapun penyebab rendahnya partisipasi masyarakat ini menurut Alfitri antaralain, krisis kepercayaan masyarakat terhadap partai politik (parpol), obral janji politikus dan banyaknya politikus yang tersandung persoalan hukum terutama korupsi.  Kondisi diperparah dengan banyaknya legislator bermasalah secara moral, sehingga menimbulkan kekecewaan masyarakat.
“Untuk masalah ini. Harusnya masyarakat tetap menggunakan hak suaranya dengan memilih partai atau caleg yang jelas idiologinya. Sebab selama ini sumber masalah di negeri ini adalah parpol. Apalagi sistem politik Indonesia saat ini, semua bandrulnya ada di DPR,” ungkap Alfitri.
Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel, Andika Pranata Jaya, tidak menapik adanya trend menurunnya partisipasi pemilih saat pesta demokrasi lima tahunan tersebut.  Namun Andika tidak sepakat, jika pada 2014, partisipasi pemilih akan menurun. “Kami sebagai penyelenggara Pemilu, tetap optimis partisipasi pemilih tinggi,” ucapnya.
Dijelaskannya, pada Pemilu 1997 angka partisipasi mencapai 96 persen, 1999 sebanyak 92 persen, 2004 mencapai 84,1 persen, dan 2009 sebanyak 70, 99 persen.  Andika menyebut, golput bukanlah pilihan. ”Golput adalah sikap yang pasrah terhadap persoalan bangsa.  Nah, kalau memang masyarakat ingin merubah angsa ini, maka saat inilah waktunya untuk menentukan perwakilan kita di DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Andika sembari menyebutkan kalau calon anggota DPD RI 28 calon, DPRD Sumsel 863 caleg, dan DPR RI 197 caleg.(del)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses