Hanya Wisma Atlet yang Steril

Hanya Wisma Atlet yang Steril
Posted by:

 

*Saat Perhelatan Asian Games 2018

Palembang –

Meski pihak PT. Jakabaring Sport City (JSC) telah menargetkan akan melakukan sterilisasi pada tanggal 10 Agustus nanti, namun masyarakat masih bisa masuk ke kompleks olahraga tersebut pada saat pelaksanaan Asian Games 2018 nanti. Warga Kota Palembang dan lain-lain masih bisa masuk, pada saat ada pertandingan yang dihelat di dalam kompleks tersebut.

Direktur Utama PT. Jakabaring Sport City (JSC) Bambang Supriyanto mengatakan, masyarakat diminta untuk tidak masuk ke kompleks JSC pada saat 10 Agustus nanti karena masih ada beberapa pekerjaan terkait kegiatan untuk menyukseskan gelaran empat tahunan level Asia itu. Namun pada saat pertandingan, masyarakat sudah boleh masuk ke sana.

“Tapi kalau nanti pas game time semua bisa masuk, kecuali ke venue-venue. Kalau ke sana, ada pertandingan mereka beli tiket dulu baru bisa masuk,” ungkapnya saat diwawancarai Senin (6/8/2018).

Bambang mengatakan, untuk masuk ke JSC tidak memerlukan akreditasi khusus. Hanya saja, beberapa tempat seperti Venue memang tidak diperkenankan masuk kalau tidak membeli tiket.

“Tentunya yang mau lihat pertandingan kan sekarang tiket sudah dijual bebas. Ataupun nanti akan disiapkan tiket box di masing-masing venue,” tuturnya.

Bambang mengatakan, selain Venue masyarakat juga dilarang untuk masuk ke Athlete Village tanpa kepentingan. Tempat tersebut sudah masuk kategori steril baik jelang pelaksanaan ataupun pada saat pelaksanaan nantinya.

Tempat tersebut nantinya akan dijaga ketat. Tidak sembarang orang bisa masuk bahkan untuk kontingen official dan atlet yang tidak memiliki kepentingan, serta harus melalui proses yang cukup ketat.

Bambang mengilustrasikan ada seorang Chief de Mission (CdM) dari suatu negara ingin mengunjungi atletnya yang berada di Athlete Village itu. Karena sang Kepala Kontingen tidak menginap di Wisma Atlet, maka ia harus melalui serangkaian proses agar diizinkan masuk meski hanya ingin menemui atlet dari negaranya sendiri.

“Yakni dengan menukarkan paspornya, diganti dengan guess pass dan garansi. Ini bener ga ada yang dikunjungi? Kalau memang benar tulis atlet mana yang akan dikunjungi, cabor apa. Itu keperluannya. Dan guess pass hanya berlaku satu kali kunjungan,” urainya.

Selain dua tempat tersebut dan tempat-tempat lainnya yang termasuk kategori Restrict Area, maka masyarakat bebas menikmati di dalam kompleks tersebut. Hanya saja meski 10 Agustus nanti sudah masuk kategori officialy open, karena belum ada pertandingan maka masyarakat belum diizinkan masuk. “Karena ini juga belum ada pertandingan. Jadi pada hematnya belum diperbolehkan untuk masuk dulu, karena sampai sekarang masih ada kegiatan finishing yang ada kendala,” tukasnya. (kie)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses