Harapkan Keberuntungan

Harapkan Keberuntungan
Posted by:

LISBON – Atletico Madrid dan Real Madrid adalah tim satu kota. Kekuatan kedua tim saat ini bisa dikatakan seimbang. Meski secara individu, ’nilai’ pemain Real Madrid jauh berada di atas. Namun secara tim di lapangan, Atletico sedikit lebih unggul. Terbukti, Gabi dkk sukses merebut juara Primera Division 2013-2014. Namun bicara soal Liga Champions,

pengalaman kedua tim sangat ’njomplang’. Real Madrid adalah tim terbaik dunia dengan 9 gelar. Sementara Atletico Madrid baru dua kali sampai di partai puncak. Sebelum final dini hari nanti, final Atleti –julukan Atletico– pada 1974 saat dikalahkan Bayern Munchen.
Meski kalah pengalaman, bukan berarti peluang tim asuhan Diego Simeone itu lebih kecil dari lawannya, Los Blancos –julukan Real Madrid. Peluang kedua tim pada partai puncak di Estadio da Luz, Lisbon, dinihari WIB nanti masih sama besar. 50-50.
Namun beberapa rumah bursa sedikit mengunggulkan Ronaldo dkk karena menang pengalaman. Tetapi kekurangan pengalaman Atletico di Liga Champions telah ditutupi dengan permainan stabil dalam tiga tahun terakhir yang ditutup dengan gelar Liga Spanyol (Primera Division).
Atletico juga punya bekal pengalaman memenangi Liga Europa dua kali dalam empat tahun terakhir, masing-masing pada musim 2009/2010 dan 2011/2012. Plus, dua gelar Piala Super Eropa pada 2010 dan 2012. Hanya keempat trofi ini dianggap masih di bawah level Liga Champions.
Real Madrid juga didukung skuat yang lebih terbiasa bermain di partai-partai dengan atmosfer besar, terlepas dari fakta bahwa sudah 12 tahun sejak terakhir kali Los Merengues tampil di final Liga Champions. Faktor pelatih Carlo Ancelotti turut mendongkrak kans Madrid, mengingat pria asal Italia itu sudah dua kali meraih The Big Ear sebagai pelatih.
Namun semua prestasi lawan tak menyurutkan optimisme kubu Atletico. Mereka meyakini kekuatan kedua tim seimbang di final Liga Champions keduanya ini. Presiden Enrique Cerezo menyebut timnya cuma butuh keberuntungan dan dukungan suporter yang melengkapi usaha pemain untuk naik ke tangga juara.
”Di sepakbola, keberuntungan memainkan peranan besar. Pada tanggal 24 nanti (dini hari nanti, Red), jika kami mendapatkan keberuntungan yang ditambahkan ke dalam permainan yang sedikit layak, dengan bahan tambahan dari dukungan para penggemar kami, maka mungkin bagi kami membawa sebuah trofi Liga Champions pertama ke lemari piala Atletico,” ungkap Cerezo di situs resmi UEFA.
Pendapat yang sama juga diungkapkan pihak Real Madrid. Cristiano Ronaldo, bintang Madrid, menyebut Madrid butuh bantuan dari para suporternya untuk memenang duel derby tersebut. ”Kami butuh bantuan kalian untuk membawa kembali piala tersebut. Hala Madrid!” seru Ronaldo di situs resmi Madrid.
Kehadiran Ronaldo di partai final sendiri pada awalnya sempat dispekulasikan, sehubungan dengan kondisinya. Tetapi Ronaldo sudah menegaskan tekadnya untuk bisa turun bermain. ”Aku akan ada di sana. Hari ini aku tidak 100% tapi akan bisa saat final nanti. Ini sangatlah penting, kami sudah bekerja keras sepanjang musim untuk bisa ke final dan jadi juara,” tegas pemain yang identik dengan sebutan CR7 itu, Selasa (20/5).
Pada final dini hari nanti, kedua tim tak bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya. Terutama Atletico yang kemungkinana akan kehilangan Diego Costa. Seandainya dipaksakan tampil, Costa dipastikan tak akan turun dengan kemampuan 100 persen.
Sementara di kubu Real Madrid, duo gelandang bertahan mereka, Xabi Alonso dan Sami Khedira juga tak bisa tampil. Hanya bedanya, di kubu Atletico pengganti Costa tak ada yang sepadan. Sementara di kubu Real Madrid, stok pemain melimpah sehingga pemain pengganti yang diturunkan tak beda jauh dengan pemain inti. (har/dbs)

Perkiraan Pemain
Real Madrid (4-3-3) 1-Casillas (G/C); 15-Carvajal, 3-Pepe, 4-Ramos, 12-Marcelo; 19-Modric, 24-Illaramendi, 22-Di Maria; 11-Bale, 9-Benzema, 7-Ronaldo
Pelatih : Carlos Ancelotti

Atletico Madrid (4-2-3-1): 13-Courtois (G); 20-Juanfran, 23-Miranda, 2-Godin, 3-F. Luis; 14-Gabi (C),5- Tiago; 6-Koke, 8-Garcia, 10-Turan; D. Villa
Pelatih : Diego Simeone

Wasit    : Bjorn Kuipers (Belanda)
Stadion     : Da Luz, Lisbon
Live     : SCTV pukul 01.30 WIB

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses