Harga Turun, SPBU Digembok

Harga Turun, SPBU Digembok
SPBU di Jalan Merdeka PALI ini, tak beroperasi dan pagarnya digembok pasca turunnya harga BBM. Foto day/Palembang Pos

Posted by:



PALI – Setelah Pemerintah mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM). Salah satu SPBU di Jalan Merdeka, PALI, tak beroperasi dan pagar SPBU di gembok.

Dari pantauan Palembang Pos, tak ada aktivitas, begitu juga karyawan SPBU juga tak bekerja. Tampak pintu pagar terbuat dari besi dan kawat tertutup rapat.

Terlihat kendaraan bermotor, roda empat dan dua berhenti didepan SPBU, namun kembali berjalan setelah mengetahui SPBU tutup.
Begitu juga, warga yang sering menggunakan jerigen untuk beli BBM jenis Premium, putar balik arah dan tak bisa juga premium eceran.
Eddi (25) warga yang hendak mengisi BBM, mendapati tempat pengisian minyak tutup langsung putar balik.
”Iya padahal  jauh-jauh aku kesini tapi SPBU tutup, bensin motor habis,” ujarnya.
Akibatnya, dia terpaksa mengisi bahan bakar minyak di warung bensin eceran. Biasanya beli di SPBU Rp 20 ribu ribu. “Cukup 3 hari, kalo tutup kayak gini paling dapat 2 liter, itupun tidak full dua liter kalo beli di eceran,” terangnya.

Kekecewaan juga nampak dialami pengdara roda dua yang tak mau disebutkan namanya. Diakuinya, SPBU tersebut hari biasa juga sering habis jam 10 juga sudah habis terkadang juga tutup.

 “Tak jadi patokan kalo SPBU ini, harga normal atau tidak juga sering habis dan tutup,” ungkapnya.

Diketahui, harga solar akan turun dari Rp 6.700 menjadi Rp 5.650. Harga premium untuk non Jawa, Madura, dan Bali turun dari Rp 7.300 menjadi Rp 6.950. Sedangkan harga premium untuk Jamali turun dari Rp 7.400 menjadi Rp 7.050.

Sebelumnya, Pemerintah akan menerapkan pungutan DKE sebesar Rp 200-Rp 300 per liter sehingga harga premium menjadi Rp 7.150 dan solar menjadi Rp 5.950. (day)


Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses