Hari Jadi Ke-5 Terasa 15 Tahun Kabupaten PALI

Hari Jadi Ke-5 Terasa 15 Tahun Kabupaten PALI
Posted by:

*Pemkab dan DPRD PALI Konsen dalam Percepatan Pembangunan

KABUPATEN Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebagai Daera Otonomi Baru (DOB), tepat 22 April 2018 memasuki usia yang ke lima, pembangunan infrastruktur sudah cukup baik bahkan dalam kurun waktu 5 tahun APBD cukup signifikan mencapai angka 1 triliun lebih. Namun, bahwa pencapaian yang sudah dilakukan tidak terlepas dari peran serta seluruh lapisan masyarakat PALI dan seluruh elemen terkait dalam membangun Daerah Otonomi Baru (DOB) yang disahkan melalui UU Nomor 7 tahun 2013 itu.
Rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten PALI ke-5 tahun 2018 pun dilakukan dan berjalan sukses. Dari beberapa kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT PALI yang kelima tersebut. Seperti jalan santai bersama Bupati PALI, Grasstrack, Lintas Alam Pemuda, Konser Musik Regae Monomon, Rapat Paripurna DPRD Istimewa, pameran pembangunan Kabupaten PALI, sosialisasi Asian Games 2018 yang langsung dilakukan oleh Gubernur Sumsel, Jelajah Alam PALI Anti Narkoba II (JAPAN), serta puncaknya pada pesta rakyat yang digelar Sabtu (21/4/18) malam yang mendatangkan langsung artis Ibukota Jakarta, Dewi Persik dan Vallen Vie. Pergelaran di fokuskan di Lapangan Gelora November komplek Pertamina Pendopo.
Gubernur Sumatera Selatan Ir. H. Alex Noerdin, SH yang hadir dalam rapat Paripurna Istimewa dan pembukaan pameran pembangunan itu mengakui PALI berhasil dan pencapaian keberhasilan kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), meskipun usianya baru menginjak lima tahun pada 22 April 2018 ini.
Hal itu diungkapkan langsung Alex Noerdin saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten PALI dalam rangka Hari Jari Kabupaten PALI ke-5 tahun, 22 April 2013 s.d 22 April 2018, Sabtu (21/4/18) di gedung Arsendora Komplek Pertamina Pendopo kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.
Dinilai Alex Noerdin, kabupaten PALI seolah sudah merayakan hari jadi ke-15 tahun pada 2018 ini. “Meskipun usianya 5 tahun, tapi pencapaiannya sudah seperti usia 15 tahun. Terlihat dari laporan pak Bupati tadi, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten PALI yang pada tahun 2013 lalu hanya Rp 15 Milyar, tapi kini APBD Kabupaten PALI di tahun 2018 sudah diangka Rp 1,5 Triliun. Sudah berpuluh-puluh kali lipat. Kemudian jalan mantap yang dulu hanya 13,4 %, di tahun 2018 ini jalan mantap sudah mencapai 57%. Namun itu baru awal, masih banyak yang harus dibenahi,” kata Alex.
Dia berharap agar kabupaten PALI tidak cepat puas dengan pencapaian yang ada. Misal di sektor jalan, dari 57% kalau bisa ditingkatkan menjadi 80%.”Kemudian, daerah ini (PALI, red) kalau dikelolah dengan baik maka hasilnya bisa lebih dari sekarang,” harapnya. Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Asgianto, ST politisi Partai mengungkapkan kabupaten PALI dibawah kepemimpinan H. Heri Amalindo mengalami kemajuan yang pesat.
Di usia 5 tahun, tetapi jalan yang sudah layak jalan mencapai 57%. “Ini menjadi salah satu indikator bahwa Kabupaten ini bakal maju. Saya secara pribadi sangat mengapresiasi kepada bupati PALI,” tuturnya.Ditempat yang sama, Drs. H. Soemarjono ketua DPRD Kabupaten PALI mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati PALI yang sangat konsen dalam membangun kabupaten PALI ini.
“Dari sisi kami DPRD, pencapaian Pemkab PALI sudah membaik. Pengawasannya juga untuk pembangunan sudah mulai baik pula. Namun, untuk fungsi dari legislasinya yang perlu didorong oleh eksekutif,” ujar.
Sementara itu, Bupati PALI H. Heri Amalindo mengatakan bahwa pencapaian yang sudah ada ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat PALI dan seluruh elemen terkait dalam membangun Daerah Otonomi Baru (DOB) yang disahkan melalui UU Nomor 7 tahun 2013 itu.
“Tentu pencapaian ini bukan karena kami, tapi atas kerja keras kita semua. Kedepan mari sama-sama untuk mendukung dan support Pemkab dan jajaran dalam percepatan pembangunan daerah,” terangnya seraya mengakuinya sumbangsi dari pemerintah Provinsi juga cukup banyak untuk PALI.
Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumsel itu mengatakan bahwa masih banyak yang belum terealisasi di usia yang kelima ini. “Kita ingat tahun 2013 lalu pak, dimana jalan yang layak hanya 13,3 %. Sementara sekarang sudah mencapai 57%. Namun, capaian ini masih banyak yang belum dicapai. Untuk itu, kita jangan berpuas diri. Dan dalam kesempatan ini pula kami masih mengharapkan bantuan dari pak Gubernur, untuk membangun kabupaten PALI,” tutupnya. (adv/day)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses