Harus Lolos Test Urine

Harus Lolos Test Urine
Posted by:

SUMSEL – Aktifitas arus mudik yang sudah mencapai puncaknya, membuat pemerintah dan pihak terkait melakukan antisipasi. Salah satunya menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang dalam arus mudik lebaran Idul Fitri 1439 H/2018 M.
Salah satunya memastikan jika pengemudi angkutan mudik bebas dari pengaruh obat-obatan ataupun narkoba selama mengemudi. Untuk itulah dilakukan tes urine. Inilah yang dilakukan jajaran Polres dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lubuklinggau.
Dimana mereka melakukan test urine terhadap pengemudi (sopir) Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Test urine dadakan kepada para sopir dan kondektur (kernet) ini dilakukan di Jalan A Yani, Kota Lubuklinggau, Kamis (7/6/18). Untuk melaksanakan test urine itu, jajaran Sat Lantas Polres Lubuklinggau sengaja memberhentikan semua angkutan umum yang melintas, dan meminta sopir dan kernet turun untuk mengikuti test urine. Setelah test urine dilakukan, sopir bus AKAP dan AKDP baru boleh melanjutkan tugasnya dan tentunya dengan peringatan dan himbauan agar mereka mengutamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Selain keselamatan penumpang jalur darat, keselamatan penumpang jalur udara juga menjadi perhatian instansi terkait. Dibawa pimpinan Kepala BNN Lubuklinggau, Edi Nugroho, kru pesawat dari tiga Airline (Batik Air, Wings Air dan Nam Air) di Bandara Silampari juga dilakukan pemeriksaan urine.
Hal itu dilakukan untuk memastikan para pilot layak untuk menerbangkan pesawat atau tidak. Tak hanya pilot, pramugari juga diminta untuk melakukan tes urine. Test urine bagi kru pesawat ini dilakukan langsung dalam pesawat.
Dari hasil test sample urine yang dilakukan, baik kepada sopir angkutan umum maupun kru tiga aurline yang ada di Bandara Silampari, dinyatakan bebas dari pengaruh penggunaan narkoba.
“Hasilnya kondusif, tidak ada temuan,” kata Kepala BNN Lubuklinggau, AKBP Edi Nugroho melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat Afandi, kepada wartawan.
Sementara Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar, melalui Kasatlantas, AKP Feby Febriyana, mengatakan test urine kepada para sopir angkutan umum itu dilakukan dalam rangka untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas. Sebab kecelakaan mayoritas terjadi disebabkan oleh human error.
“Jadi pas sekali momenya, pas sekali kita dalam melakukan pengawasan terhadap para sopir tersebut,” kata Feby. Sedangkan di wilayah OKU Timur, Kepala Dinas Perhubungan setempat, Safindar SE, meyakinkan untuk angkutan lebaran yang menuju atau melintas di Kabupaten Sebiduk Sehaluan sudah dilakukan pengawasan maupun pengecekan kelayakan kendaraan, khususnya untuk angkutan penumpang.
“Dinas Perhubungan sudah melakukan ram check bagi kendaraan yang melintas di OKU Timur di terminal Type C Kotabaru Martapura, yang kebetulan merupakan perlintasan jalan negara. Itu berlaku untuk angkutan dalam provinsi maupun lintas provinsi yang melalui OKU Timur,” ujarnya.
Selain ram check, dirinya juga menjelaskan bahwa setiap angkutan yang beroperasi wajib melalui uji kir dengan menunjukkan bukti dari Dinas Perhubungan. Pihaknya tidak segan-segan melakukan tindakan bila mendapati kendaraan yang tidak dilengkapi surat maupun tidak lulus uji kelayakan jalan.
“Diharapkan pemilik angkutan, tidak main-main dengan kendaraan yang dioperasikan. Apalagi ini menyambut lebaran yang pastinya ramai kendaraan melintas di jalan raya. Jangan sampai kelalaian berakibat fatal bagi orang banyak,” tegasnya.
Selain itu Dishub bersama kepolisian dan instansi terkait juga telah mendirikan posko gabungan dalam menyikapi arus mudik dan arus balik yang akan datang. “Kita juga turut dalam tim gabungan siaga di beberapa posko yang siap membantu para pemudik yang melintas agar suasana mudik aman terkendali, khususnya yang melintas di OKU Timur,” tandasnya. (Cw07/yat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses