Hati dan Usus Korban Mengapung di Sungai

Hati dan Usus Korban Mengapung di Sungai
Posted by:

BANYUASIN – Tangis histeris keluarga korban saat melihat tubuh Iwan Gumelar Warga Desa Sri Tiga, Kecamatan Sumber Marga Telang,  hanya tersisa bagian perut korban seperti hati dan usus, mengapung di sungai. Sedangkan tubuhnya belum ditemukan hingga berita ini diturunkan, senin (30/7/2018)

Penemuan maut ini bermula, korban bersama dua rekannya Matohir dan Fathir pergi dari rumah hendak memancing di tempat kejadian perkara tepatnya di bibir sungai, Sabtu (28/7/2018) malam lalu.

“Mereka pergi bertiga,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi SM Pinem Sik melalui Kapolsek Muara Telang Iptu Hendri ketika dihubungi, kemarin.

“ Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, hanya ditemukan bagian hati dan usus korban saja, sedangkan tubuh korban hingga saat ini belum ditemukan,” kata Kapolsek.

Dugaan sementara Tubuh korban ditelan oleh buaya muara diperkirakan sepanjang 5 meter tersebut.

“Kemungkinan besar tubuh korban masih di dalam perut buaya, hanya hati dan usus korban saja tersisa,” jelas dia.

Sambung dia, kawasan tersebut memang merupakan habibat buaya muara, sehingga memang buaya sering menampakan diri.

“Keadaan gelap gulita, sehingga buaya tidak terlihat. Pada saat itu korban tengah asok mancing pada malam hari,” ujar dia

Seketika korban langsung diterkam buaya sepanjang meter itu ke dalam sungai.”Langsung diterkam dan diseret ke dalam sungai,”tuturnya.

Sedangkan kedua rekan lainnya sempat membantu menyelamatkan korban dengan cara menarik korban dan memukul buaya muara dengan alat seadanya. Tapi karena situasi rawa dan keganasan buaya, maka korban tidak berhasil diselamatkan.

Kemudian kedua rekannya langsung menghubungi aparat desa, polsek muara telang terkait kejadian tersebut.

“Akhirnya langsung dilakukan pencarian, pada hari ini (kemarin, red) oleh Polairud, Polsek Muara Telang dan warga sekitar menggunakan speedboat dan ketek,”kata dia

Dari hasil pencarian itu, ditemukan isi perut berupa usus dan lain sebagainya yang diduga merupakan isi dari perut korban Iwan.

“Sedangkan bagian lainnya, belum ditemukan sampai saat ini,” terangnya.

Pihaknya sendiri sudah berkoordinasi dengan BKSDA terkait kejadian yang menimpa korban.

“Kita sudah berkoordinasi terkait hal ini,” pungkas dia. (her)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses