HD Akan Sampaikan Aspirasi Honorer ke Presiden

HD Akan Sampaikan Aspirasi Honorer ke Presiden
H Herman Deru
Posted by:
PALEMBANG – Demo  yang dilakukan ratusan honorer K2 di DPRD Sumsel ditemui Gubernur Sumsel, Herman Deru. Bahkan orang nomor 1 di Sumsel ini berjanji akan menyampaikan segala aspirasi dari ratusan guru honorer, Kamis (4/10) kepada Presiden RI dan Menteri PAN RB.

Sebagai PNS yang bekerja dari usia sangat muda, Herman Deru mengaku paham betul perjuangan para guru honorer. Diapun sangat menyayangkan jika para Guru Honorer K2 yang bisa mengikuti tes CPNS diberi batasan usia maksimal 35 tahun.

“Saya sudah mendengar itu, cerita tentang umur yang dibatasi. Saya langsung mencari jawaban jika saya membuat keputusan harus ada jawaban yang benar,” kata Herman Deru yang disambut sorak sorai demonstran.

Tidak hanya itu, Deru  juga sepakat kalau batasan usia 35 tahun hanya berlaku untuk rekrutmen CPNS jalur umum, tetapi tidak untuk honorer yang sudah mengabdi dari umur 18 tahun. “Apa yang kalian sampaikan akan saya sampaikan ke Presiden, dan Menpan RB,”katanya.

Persoalan ini, lanjut Herman Deru, pernah terjadi ketika dirinya menjadi Bupati OKU Timur pada saat itu pengangkatan Sekretaris Desa. Usai 2 tahun jadi PNS kemudian langsung pensiun.

“Sekretaris Desa itu ada yang saya lantik, setelah 2 tahun dia pensiun. Kok Sekdes bisa, kenapa K2 gak bisa. Kenapa? Artinya pembuat kebijakan diatas sana harus diberikan informasi yang benar melalui pengambil kebijakan di daerah seperti Gubernur dan Bupati/Walikota,” jelasnya.

Meskipun Gubernur bukan pembuat keputusan lanjut Deru,  tetapi Gubernur adalah kepanjangan tangan pusat yang bisa menyampaikan keluhan para honorer ini. Mari berdoa mudah-mudahan ini tercapai. “Secara rasional sangat wajar kalau untuk rekrutmen CPNS umum, umur jangan lewat dari 35 tahun,”terangnya.

Menurut Deru, dia tahu betul kesejahteraan guru honorer yang jauh dari layak yang terkadang hanya digaji Rp 150 ribu perbulan. Hal ini nilainya jelas tidak sebanding dengan perjuangan guru sebagai pencetak generasi. Terkait hal itu, Gubernur Herman Deru meminta kepada Asisten Pemprov Sumsel yang membidangi ini untuk segera membuat surat kepada Bupati/Walikota agar ada peningkatan gaji atau penyesuaian.

“Nanti saya akan menghadap kepada Menteri PANRB, agar K2 tidak tes dan tidak dibatasi usia. Jadi ada dua hal yang akan saya sampaikan pertama jangan ada tes kemudian umur jangan di batasi 35 tahun,”kata HD disambut tepuk tangan para guru honor. (del/ist)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses