Hingga Menit Terakhir

Hingga Menit Terakhir
Posted by:

Real 2 Valencia 2
Penentuan Juara
Spanyol Hingga
Pekan Pamungkas

MADRID – Real Madrid harusnya meraih momentum besar saat rival sekotanya Atletico Madrid terpeleset di kandang Levante dengan skor 0-2 beberapa jam sebelumnya. Tetapi nyatanya, Los Blancos –julukan Madrid– ikut-ikutan meraih hasil buruk. Bermain di Santiago Bernabeu, Real cuma bermain imbang 2-2 (0-1) melawan tim papan tengah Valencia kemarin (5/5). Sama dengan hasil musuh bebuyutannya, Barcelona kala menjamu Getafe di Nou Camp.
Hasil ini tentu saja tidak menguntungkan bagi tim asuhan Ancelotti itu. Real masih tertahan di posisi ketiga, tertinggal lima poin atas Atletico dan dua poin dengan Barcelona. Hanya saja, Sergio Ramos dkk masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak. Artinya masih berpotensi menempel Atletico jika mampu menambah poin maksimal di laga ke-36.
Dengan hasil ini, nasib Real sekarang tidak berada di tangan sendiri. Atletico berada di ’pole position’ untuk merengkuh gelar juara Primera Division.
Kalau bisa mengumpulkan empat angka dari dua laga sisa melawan Malaga (11/5) dan Barcelona (18/5), Los Rojiblancos –julukan Atletico– dipastikan menjadi kampiun. Apapun hasil yang didapatkan Real sudah tidak berpengaruh.
”Saling kejar untuk mendapatkan gelar masih terbuka lebar. Kami percaya pada diri sendiri. Juga percaya kepada cara main kami sendiri,” kata penjaga gawang Real Diego Lopez yang dipasang sebagai starter kepada Marca.
Jika Lopez masih optimistis dengan peluang timnya mendapatkan gelar, tidak begitu dengan entrenador Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia tersebut begitu kecewa dengan hasil seri ini. ”Kami kehilangan kesempatan bagus. Tetapi ini bukan akhir dunia. Andai kami menang hari ini (kemarin, red), Atletico membutuhkan kemenangan di Barcelona. Namun sekarang, seri saja sudah cukup untuk mereka,” tegas Don Carlo –panggilan Ancelotti– kepada AS.
Pada pertandingan kemarin, Real tertinggal lebih dulu melalui tandukan Jeremy Mathieu, satu menit sebelum turun minum. Pada menit ke-59, gol sundulan Sergio Ramos membuat kedudukan imbang 1-1. Mantan pemain Real Daniel Parejo kembali membuat Valencia unggul melalui sontekannya, empat menit setelah gol Ramos.
Dalam posisi kritis, Real selamat dari kekalahan via gol akrobatik Cristiano Ronaldo pada masa injury time babak kedua. Gol backheel Ronaldo itu tidak saja indah, tetapi juga melegakan Ancelotti.
”Gol Cristiano sangat penting. Jika kalah hari ini, artinya kami kalah di Primera Division. Sekarang, kami masih dalam posisi bertarung. Itu adalah gol yang sangat krusial,” ucap Ancelotti.
Pelatih Valencia Juan Antonio Pizzi mengatakan sangat bangga dengan daya juang timnya. Apalagi, Los Che baru saja gagal ke final Europa League karena disingkirkan Sevilla.
Kegagalan itu sangat menyakitkan. Sebab, Valencia yang sudah unggul 3-0 akhirnya kebobolan satu gol pada masa injury time babak kedua lewat Stephane Mbia. Agregat menjadi 3-3. Namun Sevilla berhak melaju karena diuntungkan gol tandang setelah menang 2-0 di kandang sendiri.
”Kami bertanding dalam kondisi mental yang amat jelek. Kami berusaha membalik keadaan dalam situasi yang buruk seperti ini. Saya sangat bahagia dan bangga kepada para pemain yang sudah bermain baik,” kata Pizzi kepada Marca.
Hasil seri ini memang tidak berdampak apapun untuk Valencia. Ricardo Costa dkk dipastikan gagal berlaga di Europa League musim depan karena tertahan di posisi delapan. (nur)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses