Loading ...
Creative

Cpanel


User1


User2


Tunjangan Sertifikasi Cair PDF Print E-mail
Wednesday, 03 April 2013 15:49

A Rivai, Palembang Pos.-
Kabar gembira bagi guru PNS di wilayah Sumatera Selatan, pasalnya pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah mentransfer dana tunjangan sertifikasi periode Januari-Maret senilai Rp 297,42 miliar ke rekening pemerintah kabupaten/kota. Namun, waktu pencairan kepada guru belum bisa dipastikan lantaran harus melalui berbagai proses yang telah ditentukan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Widodo, melalui Bendahara Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti), Farida, kepada wartawan diruang kerjanya, Rabu (3/4).
“Pengambilan uang sertifikasi untuk guru PNS belum ditentukan waktunya, karena Pemkab/Pemkotlah yang memiliki kebijakan. Yang pasti, dalam waktu dekat di bulan April ini sudah bisa diambil. Kemenkeu sudah mentrasfer dananya ke rekening Pemkab/Pemkot se-Sumsel sebesar Rp 297,42 miliar,” ungkap Farida.
Rincian penerima dana tunjangan sertifikasi yakni Palembang Rp 84,72 miliar, Musi Banyuasin (Muba) Rp 15,54 miliar, Lahat Rp 21,24 miliar, Musi Rawas (Mura) Rp 14,55 miliar, Muara Enim Rp 25,46 miliar, Ogan Komering Ilir (OKI) Rp 20,68 miliar, Ogan Komering Ulu Rp 15,75 miliar, Pagaralam Rp 7,03 miliar, Lubuklinggau Rp 12,29 miliar, Prabumulih Rp 9,52 miliar, Banyuasin Rp 21,68 miliar, Ogan Ilir (OI) Rp 16,14 miliar, OKU Timur Rp 20,18 miliar, OKU Selatan Rp 7,35 miliar dan Empat Lawang yakni Rp 5,29 miliar.
“Untuk mencairkan dana tunjangan sertifikasi tentunya melalui beberapa persyaratan. Diantaranya, SK, syarat mengajar 24 jam sesuai bidang studi dimiliki atau diampuh, NUPTK, sertifikasi, dan rekening guru. Memang untuk pencairan harus mengikuti banyak proses, jika SK dari Menteri Keuangan belum keluar maka Pemkab/Pemkot juga belum bisa mencairkan dana kepada guru. Cairnya dana sertifikasi guru PNS ini, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No 41 tahun 2013 tentang dana tunjangan profesi guru PNS daerah kabupaten/kota tahun ajaran 2013,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Farida meminta kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk mengumpulkan data penerima dan dicairkan kepada masing-masing guru melalui rekeningnya. Selain data penerima dana tunjangan sertifikasi, pencairan juga baru bisa dilakukan setelah Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Keuangan dikeluarkan yang menyatakan guru tersebut berhak menerima dana tunjangan.
Selain guru PNS, pemerintah juga akan mencairkan dana tunjangan sertifikasi bagi guru non PNS. Untuk diketahui, jumlah guru non PNS di Sumsel yang akan menerima tunjangan sertifikasi yakni 736 orang ditingkatan SMA/SMK. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pencairannya pada tahun ini dilakukan ke rekening guru masing-masing. Untuk pencairan dana sertifikasi non PNS, setiap guru akan menerima dana sebesar Rp 1,5 juta/bulan, sedangkan guru PNS sebesar gaji pokok.
“Mulai tahun ini, dana tunjangan sertifikasi guru akan langsung dicairkan ke rekening masing-masing guru, tidak lagi melalui pemerintah kota/kabupaten. Kebijakan ini dilakukan, karena penyaluran dana lewat pemerintah kota/kabupaten sering kali terlambat diterima guru. Untuk pencairan dana sertifikasi periode Januari-Maret akan dicairkan pada awal April,” tutup Farida.(ety)