Loading ...
Creative

Cpanel


User1


User2


Hari Ini MK Putuskan Gugatan Pilkada OKI dan Empat Lawang PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 07 July 2013 17:21

428 Personil Kepolisian Disiagakan

Kayuagung, Palembang Pos.-
Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyidangkan perkara sengketa pilkada kabupaten OKI maupun Pilkada Empat Lawang, menjadualkan, Senin, (8/7) pukul 16.00 WIB, akan diputuskan Gugatan yang diajukan oleh penggugat apakah akan diterima atau ditolak.
Menurut Kasubag humas dan teknis Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKI, Dedi Irawan, sesuai jadwal, MK akan memutuskan seketa pilkada OKI hari ini. "Jika tidak ada halangan sidang putusan akan berlangsung pukul 16.00 WIB, kami sebagai pihak termohon sudah siap dengan Keputusan dari MK" kata Dedi via ponselnya, Minggu (7/7).
Dikatakannya, selama ini  KPUD OKI sudah bekerja sesuai dengan prosedur dan akuntabel dan berkeyakinan Hakim MK akan menolak gugatan pemohon, namun demikian dirinya menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada mejelis hakim yang akan memutus perkara.
Dedi menerangkan, ada beberapa persoalan yang menjadi keberatan disampaikan oleh kuasa hukum pasangan Zaitun-Herman Thalib dalam hal penyelenggaraan pilkada OKI sehingga harus dilakukan pilkada ulang, diantaranya, masalah adanya dugaan keterlibatan mantan Wakapolres OKI Kompol Sonny yang diduga money politik, selisih suara di DPT dan C1, dugaan keterlibatan oknum aparat dan lainnya.
Sementara itu di Sekretariat KPU OKI  sendiri kembali mendapat penjagaan ketat oleh aparat. Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIK didampingi kasubag Humas AKP Halim, menerangkan pengamanan di KPUD OKI dan objek vital lainya kembali di perketat, apalagi menjelang keputusan MK.
Untuk mengantisipasi terjadinya gejolak akibat yang ditimbulkan dari keputusan MK nantinya, saat ini pihaknya telah mengerahkan 428 personil kepolisian. ”Kita dibantu personil Sat brimob Polda sumsel sebanyak 100 personil dan menyiagakan Satu unit mobil anti huru-hara “Water canon” ditambah lagi personil Polres OKI sebanyak 328 personil,” jelasnya.
Kondisi yang sama juga terjadi di Kabupaten Empat Lawang. Dimana, dari jadwal sidang di MK RI, sengketa pemilu bupati Empat Lawang periode 2013-2018, akan dibacakan hari ini (8/7) pukul 16.00 WIB. Pengucapan putusan ini sudah sangat dinanti, karena akan menentukan siapa penerus roda pemerintahan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.
Mengenai keamanan daerah, aparat kepolisian sudah diturunkan sebanyak 700 orang anggota. Menurut Kapolres Empat Lawang AKBP Dwi Santoso, kehadiran ratusan aparat di kabupaten Empat lawang adalah untuk menjaga keamanan bukan untuk membuat resah masyarakat. Beberapa daerah yang akan menadapatkan penjagaan aparat antaralain SPBU, bank, pasar, dan sebagainya . Juga fasilitas Negara kantor Pemkab Empat Lawang, Mapolres, KPU, DPRD, dan sebagainya.
Begitu juga Kepolisian akan bertindak tegas terhadap masyarakat yang membawa senjata tajam (sajam) saat melakukan unjuk rasa pasca penetapan MK ataupun akan berbuat onar pasca penetapan. Kepada tim pemenangan calon bupati pun, Kapolsek menghimbau agar tidak memberikan informasi-informasi yang meresahkan warga serta tidak mengadu domba.
Sekedar mengingatkan, pada pilkada Empat lawang lalu KPU Empat Lawang menetapkan pasangan Jonli sebagai calon dengan suara terbanyak yakni 63.527, disusul pasangan BERHASIL  62.975 suara dan pasangan SABAR 3.453. Pasangan Jonli unggul 552 suara dari pasangan BERHASIL. Namun, pasangan Berhasil menggugat KPU Empat Lawang ke MK, karena menduga adanya penggelembungan suara yang dilakukan oleh pasangan Jonli di Kecamatan Muara Pinang. Dengan nomor perkara 71/PHPU.D-XI/2013.(Cr04/Omi)