Loading ...
Creative

Cpanel


User1


User2


Anggota Polisi Simpan Sabu PDF Print E-mail
Wednesday, 17 July 2013 15:06

MUARA ENIM - Upaya Satres Narkoba dan Unit Propam Polres Muara Enim, dalam memberantas peredaran narkoba, patut diacungi jempol. Sebab, mereka tak pandang bulu menangkap pelakunya. Kali ini, anggota Polres Muara Enim berinisial Briptu AF, karena tertangkap tangan menyimpan sabu. Bahkan, AF sebenarnya sudah dilakukan pembinaan,

namun masih saja mengonsumsi narkoba.
Bintara ini ditangkap tim gabungan dipimpin Kasi Propam Iptu Asmuni, Selasa (16/07), pukul 11.00 WIB, di Jalan SMB II, Lorong Cahaya, Kecamatan Kota Muara Enim, saat mengisi bensin sepeda motor yang dikendarainya. Mirisnya, motor Honda Supra X dibawanya itu, berstatus motor dinas Pemkab Muara Enim Nopol BG 2547 DZ.
Hanya saja, belum diketahui itu motor milik instansi mana, karena motor sudah dipreteli atau dijambrong, kemudian dicat hitam. Selain menyita sepeda motor, dari Briptu AF, juga diamankan barang bukti sabu, terdiri dari 1 paket besar, 1 paket sedang, dan 9 paket kecil. Kini, tersangka AF beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Muara Enim.
Kapolres Muara Enim AKBP M Aris, dikonfirmasi Rabu (17/07), membenarkan penangkapan tersebut. Menurut Kapolres, saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan dikembangkan dari mana Briptu AF mendapatkan narkoba. Pengakuan sementara dari dia, kata Kapolres, sabu-sabu itu untuk dipakai sendiri. ‘’Ia masih diperiksa di Unit Propam, dan akan dikenakan sanksi berat,” tegasnya.
Apalagi, kata Kapolres, dari hasil pemeriksaan tes urine, yang bersangkutan positif menggunakan  zat narkotika. “Kasus Briptu AF akan digelar sidang kode etik, setelah diproses di peradilan umum. Sanksinya berat, dalam kode etik, nanti bisa saja dipecat dengan hormat atau tidak hormat,” jelasnya.
Langkah penangkapan kata Kapolres, dilakukan untuk membersihkan anggota kedalam. “Kita tidak hanya melakukan upaya pembersihan keluar, tapi juga kedalam. Silakan nanti bila ada masyarakat mengetahui adanya anggota memakai narkoba, apalagi sebagai pengedar untuk dilaporkan,” tegasnya.

#Jual 649 Butir Inek
Sementara itu, Unit II Subdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel dipimpin Kompol Agung Danargito, menangkap seorang tukang ojek, yang menjual 649 butir inek. Adalah Muhammad Salam alias Mamad (39), warga Jalan Panca Usaha, Lorong Wakaf II, RT 52, Kelurahan 5 Ulu, tukang ojek dimaksud. Ia dibekuk, Senin (15/070, pukul 22.30 WIB, di Jalan KH Wahid Hasyim, depan showroom Mobil Mitsubishi, Kecamatan SU I.
Awalnya, polisi menyita 60 butir inek di jaketnya. Setelah digeledah rumahnya, kembali disita 589 butir inek dalam tas di kamarnya. Semua inek itu warna biru logo mahkota. Kepada polisi, tersangka Mamad mengaku sudah 10 bulan mengedarkan tablet haram itu. ‘’Aku baru 10 bulan ini jual inek, dan sudah tiga kali ngambek samo yang ini. Inek ini biso berbulan-bulan habisnyo. Ambek dengan Iwan (DPO), Rp 120 ribu perbutir, jual lagi Rp 150 ribu. pesan inek melalui Hp,” terangnya.
Dirres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Dedy Setyo Yudho Pranoto, melalui Kasubdit I AKBP Syahril Musa SH, membenarkan penangkapan tersebut. ‘’Tersangka sudah lama menjadi target, setelah kita menerima laporan masyarakat. Kini tersangka beserta barang bukti sudah kita amankan, guna pengusutan kasusnya lebih lanjut. Kita juga sedang mengejar bandarnya yang masih buron, namun identitasnya sudah dikantongi,” tegasnya. (luk/day)

 

-----------------------

Keterangan foto: Tersangka Muhammad beserta barang bukti 649 butir inek diinterogasi Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Syahril Musa SH.