Loading ...
Creative

Cpanel


User1


User2


Tidak Tetapkan UMK PDF Print E-mail
Sunday, 18 November 2012 15:10

Muara Enim, Palembang Pos,-
Meski tenaga kerja di berbagai daerah mendesak kenaikan Upah Minimum Provinsi. Namun Kabupaten Muara Enim tidak melakukan pembahasan penetapan Upah Minimum Kabupaten. Soalnya, biaya kehidupan di Kabupaten Muara Enim, terbilang tinggi melebihi standar UMK sesuai hasil perhitungan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Muara Enim.
Tingginya standar hidup layak diakui Kadisnaker Muara Enim, Abu Hanifah melalui Kasi Hubungan Industrial, Busroh. “Biaya rata-rata setiap bulan standar hidup layak di Kabupatenn Muara Enim Rp 1,8 juta, itu memang diatas UMP,” ujar Busroh, belum lama ini.
Menurutnya, 2013 mendatang tidak akan membahas penetapan upah minimum tapi mengikuti standar pengupahan yang diputuskan nantinya Pemerintah Provinsi Sumsel pada  UMP 2013.
Setelah ada keputusan final, pihaknya akan menyampaikan kepada bupati. Untuk dibuat surat edaran kepada perusahaan di Muara Enim.
        Tak dibahasnya standar upah minimum kabupaten,  ujarnya lagi, karena belum ditetapkan dewan pengupahan. Dulu, memang ada dewan pengupahan tapi sekarang tidak aktif lagi. Dewan pengupahan beranggotakan perwakilan asosiasi pengusaha, serikat pekerja, unsur akademi, dan lainnya. (luk)