Ingin Ubah Nasib Lewat Bermain Musik

Ingin Ubah Nasib Lewat Bermain Musik
Posted by:

PALEMBANG- Keterbatasan bukan berarti tidak bisa berkreatifitas. Seperti yang dilakoni oleh anggota komunitas yang satu ini. Berawal dari kecintaan di dunia musik, akhirnya anggota komunitas ini, sepakat membentuk Komunitas Tunanetra Pencinta Musik.
Meski memiliki keterbatasan tidak bisa melihat, namun 11 orang anggota komunitas ini, punya keahlian yang luar biasa di bidang musik. Semuanya bisa memainkan alat musik dan bernyanyi.
Ketua Komunitas Tunanetra Pencinta Musik, Slamet mengatakan, dengan adanya komunitas ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dari anggota. “Ya, selama ini mereka masing-masing ngamennya. Dengan berkumpul kita harap bisa mengubah nasib ini lewat musik,” kata Slamet.
Selama ini, lanjut Slamet, pendapatan yang diterima masih minim. Apalagi, alat-alat yang dipakai untuk bermain musik itu semuanya menyewa. “Biasa kita sewa sehari Rp 1,5 juta. Ya, kita sangat berharap mungkin nanti ada donatur yang mau memberikan alat musik,” harapnya.
Saat ini, lanjut Slamet, selain bermain musik di kampung-kampung, komunitas ini juga sering bermain di Sudirman Walk. “Nanti kita nyanyi di pedestrian Sudirman Walk lagi,” ujarnya.
Slamet menambahkan, dia membuka kesempatan jika memang masih ada yang berminat untuk bergabung dengan komunitas ini. “Sekarang kita biasa kumpul sekaligus latihan di Jl Pipareja, Angkatan 66. Bagi yang mau bergabung di komunitas silahkan, kita akan sangat senang sekali,” tukasnya.
Senada diungkapkan Erwan Nasri, Koordinator Komunitas Tunanetra Pencinta Musik, saat ini komunitas ini sangat butuh bantuan alat-alat musik. “Kita saat ini masih sewa alat musik. Selain itu, soundsystem juga masih menyewa,” ujarnya.
Erwan menambahkan, dia berharap kedepan komunitas ini bisa makin eksis. “Apalagi kalau saat Asian Games nanti kami dilibatkan, kami akan merasa sangat bangga sekali,” pungkasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses