ITC Ganjalan Pemain Asing

ITC Ganjalan Pemain Asing
Posted by:

JAKABARING – Manajemen Sriwijaya FC (SFC) sedang dalam kerja keras untuk menyelesaikan International Transfer Certificate (ITC) bagi 4 pemain asing sebagai syarat untuk dapat turun dalam pelaksanaan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. Jika ITC belum didapat, maka otomatis pemain asing tidak bisa turun di ISL. Meskipun masih dalam proses administrasi, namun manajemen laskar wong kito tetap memendam optimisme ITC tersebut sudah akan keluar sebelum laga perdana menghadapi Persib di stadion Si Jalak Harupat, Minggu (02/02). Manajer SFC Robert Heri saat acara jamuan makan siang untuk melepas keberangkatan tim menuju Bandung di restoran Pempek Pak Raden Radial, Rabu (29/1) siang, menyebutkan semuanya dalam proses.
“Perlu kita jelaskan bahwa manajemen sudah mengurus proses ITC bagi, yakni Abdoulaye Maiga, Lancine Kone dan terakhir Ongfiang Frank Oliver. Proses sudah berjalan, semoga tidak ada halangan karena kita sudah berkoordinasi dengan agen mereka termasuk federasi sepakbola negara asal mereka,” ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel ini.
Namun dirinya mengakui memang untuk pemain asing asal Iran, Vali Khorsandipish Kenari pihaknya sedikit memerlukan waktu untuk penyelesaian ITC tersebut. “Kendalanya bukan dari kita, namun karena PSSI-nya Iran libur setiap Kamis dan Jumat sehingga kita baru bisa mengurus ITC-nya, tapi staf PT SOM sudah kita tugaskan untuk terus memantau perkembangannya. Kami tetap optimis semua akan selesai sebelum kick off laga melawan Persib,” tambahnya.
Vali ketika dibincangi punya kedekatan emosional bersama pelatih kepala Subangkit akan menjadi motivasi tersendiri bagi pemain pemilik tinggi 196 cm tersebut. “SFC adalah tim yang bagus saat terakhir kali saya main di ISL bersama Persiwa, dan hari ini (kemarin, Red) saya datang ke Palembang untuk mengikuti latihan pagi bersama SFC,” jelas Vali.
Selain berprofesi sebagai pesepakbola profesional, Vali juga punya profesi yang tak lazim digeluti oleh seorang pesepakbola dibelahan dunia manapun, yaitu pengacara. Selama meninggalkan Persiwa pada putaran pertama ISL 2013 silam, Vali rupanya menggeluti profesi sebagai pengacara sekaligus pemain sepakbola selama di Iran. “Pekerjaan utama saya adalah seorang pemain sepakbola, dan menjadi pengacara adalah pekerjaan sampingan saja. Jadi tidak ada masalah sama sekali dengan pekerjaan saya sebagai pengacara ketika saya memutuskan untuk bergabung bersama SFC musim ini,” lanjut Vali. (cr01/kie)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses