Jadi Guru Itu Panggilan Hati

Jadi Guru Itu Panggilan Hati
Arief Rahman dalam sesi tanya jawab dengan guru dalam seminar pendidikan di SMA Plus Negeri 17 Palembang. Foto rangga/ palembang pos
Posted by:

PALEMBANG – Pakar pendidikan Prof Dr Arief Rachman MPd memukau ratusan peserta seminar di Aula SMA Plus Negeri 17 Palembang. Beliau pun berpesan, biarkan saja jadi honorer puluhan tahun, asalkan dapat menjadi guru yang baik.
Prof Dr Arief Rachman mengatakan menjadi guru hendaknya panggilan hati, bukan karena hal lain, bukan karena akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Biarkan saja jadi honorer puluhan tahun, asalkan dapat menjadi guru yang baik. Jadilah guru favorit di mata Allah SWT,” katanya.
Berharap guru Indonesia mengedepankan ketaqwaan dalam mendidik putra-putri bangsa. Kurikulum 2013, menurut Arief sesuai dengan kebutuhan pendidikan sekarang. Sebagai salah satu penggagas, ia mengaku perlu perjuangan untuk meyakinkan dan menyosialisasikan kurikulum tersebut. Ia telah mendengar keluhan para guru dalam implementasi kurikulum 2013, terutama dalam penilaian yang menguras tenaga dan pikiran mereka. “Sulit tapi benar lebih baik daripada mudah tapi salah,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini pula, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO ini mengajak guru membuat suasana belajar yang menyenangkan dalam setiap proses pembelajaran. Guru hendaknya melihat pribadi siswa sebagai individu yang unik dan berhak menerima perlakuan baik. “Tersenyumlah, sapa siswa dengan kasih sayang, niscaya mereka pun menyayangi kita. Hal ini akan mempermudah guru dalam mentransfer ilmu,” ungkapnya.
Ketua panitia pelaksana ASEAN Community Festival and Competition 2016, Drs Arpani MPd mengatakan kedatangan Anggota Dewan Pembina Yayasan Bina Antarbudaya ini menjadi kehormatan besar bagi SMA Plus Negeri 17 Palembang yang merupakan chapter Yayasan Bina Antarbudaya/AFS di Palembang. Untuk itu pihak sekolah tidak menyia-nyiakan kesempatan memanfaatkan momen ini untuk berbagi ilmu dengan guru-guru di Sumatera Selatan lewat gelaran seminar pendidikan. “Materi yang disampaikan Kak Arif (demikian panggil khas di AFS) diharapkan dapat mengubah mindset guru tentang pendidikan di sekolah,” pungkasnya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses