Indotelco Wadah Pengusaha-Pekerja Majukan Dunia Telekomunikasi

Indotelco Wadah Pengusaha-Pekerja Majukan Dunia Telekomunikasi
Posted by:

PALEMBANG- Komunitas yang satu ini, Indotelco merupakan wadah bagi para pekerja telekomunikasi yang ada di Indonesia. Komunitas ini 70 persen anggotanya adalah pekerja di bidang telekomunikasi dan 30 persennya dari masyarakat umum.

Ketua Umum DPP Indotelco, RD Aceng Agus Pani Firmansyah mengatakan, komunitas ini merupakan warna baru bagi dunia telekomunikasi. Yang diharapkan bisa menjadi jembatan atau penghubung antara pemerintah dan investor yang bergerak di bidang telekomunikasi. Jadi investor diharapkan sebagai pelaku usaha telekomunikasi tidak akan ragu lagi untuk melengkah, karena Indotelco akan menjembatani pelaku usaha telekomunikasi.
“Kami siap membantu pemerintah untuk mengawal investor yang bergerak di bidang telekomunikasi termasuk mengawasi agar para investor ini patuh pada peraturan yang berlaku di daerah tersebut. Sehingga, semua persyaratan dan perizinan bisa dijalankan,” katanya, saat ditemui di Ampera Convention Center, Jumat (11/3).

Selain itu, lanjut dia, Indotelco juga berupaya untuk memperjuangkan kesejahteraan para pekerja telekomunikasi yang sekarang ini masih belum sejahtera.“Pendapatan yang diterima sangat tidak sesuai dengan keahlian dan resiko yang mereka harus terima. Selain itu, ada juga pekerja yang tidak dilengkapi dengan asuransi kecelakaan kerja, dengan dalih karena pekerja kontrak. Ini sangat disayangkan, kami harapkan kedepan hal ini tidak ada lagi,”jelasnya.

Bukan itu saja, sambung dia, Indotelco juga ingin membantu masyarakat umum agar nanti memiliki pengetahuan. “Kita juga berupaya ikut memberdayakan anak-anak muda untuk belajar, agar nanti memiliki pengetahuan untuk berwirausaha,” bebernya.

Sementara Ketua DPD Intelco Sumbagsel, Rohim Nur Efendi menambahkan, kesejahteraan para pekerja telekomunikasi ini memang harus menjadi perhatian. “Pendapatan sekarang cenderung menurun. Padahal, untuk menjadi pekerja telekomunikasi dibutuhkan skill atau keahlian yang mumpuni. Ditambah resiko kecelakaan kerja yang harus dihadapi, karena itu kesejahteraan pekerja ini menjadi salah satu program kita, dengan harapkan bisa ditingkatkan lagi kedepannya,” tukasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses