Jaga Ekosistem Sungai, Aswari Lepas 3.000 Bibit Ikan

Jaga Ekosistem Sungai, Aswari Lepas 3.000 Bibit Ikan
Bupati Lahat H Aswari Riva’I SE, ketika melepas benih ikan ke Sungai yang ada di Kabupaten Lahat. Foto ist
Posted by:

LAHAT – Menjaga ketersediaan ikan, Bupati Lahat H Aswari Riva’i SE, terus melepaskan bibit ikan ke sungai. Dirinya menargetkan, minimal tiga ribu ikan dilepas setiap bulannya. Saat ini, sudah ratusan ribu bibit ikan di lepas di sungai yang ada di Bumi Seganti Setungguan itu.
“Satu bulan saya targetkan 3 ribu anak ikan dilepas di sungai,” ucap Aswari, saat melepas tiga ribut ikan patin di aliran Sungai Kikim, Lahat, kemarin. Ini dilakukan untuk mempertahankan kelestarian ikan agar tidak punah. Menurutnya berbagai jenis ikan air tawar dilepas. Disisi lain Aswari berharap peran masyarakat, baik untuk melakukan pengembangan maupun menjaga keberadaan ekosistem air.
Di sisi lain, Aswari memuji masyarakat Lahat yang terus menjaga sungai dengan menerapkan sistem lubuk larangan. Intinya, kegiatan melarang menangkap jika belum waktunya. “Jika ikannya sudah besar dan berkembang, silakan dinikmati masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPD Gerindra Sumsel ini mengingatkan, masyarakat agar tidak menangkap dengan cara-cara terlarang seperti setrum, putas dan lainnya. Kak Wari mengimbau warga untuk mematuhi larangan penangkapan ikan dengan bahan kimia tersebut. Dinas terkait bersama kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) telah dibentuk untuk mengawasi hal ini.
“Pokmaswas dan masyarakat setempat diharapkan bisa menjaga kelestarian ekosistem ikan, serta mengingatkan masyarakat agar saat panen, penangkapan ikan jangan diracun atau disetrum,” tegasnya.
Lebih jauh Aswari mengatakan, dirinya sengaja melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan ini, agar masyarakat  dapat memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga kelestairan biota air tersebut.
Diuraikannya, jika masyarakat sudah merasa memiliki, mereka akan menjaga kehidupan ikan tersebut. Nah, untuk menjaga keberlangsungan ikan, mereka harus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan biota sungai. Jadi, manfaatnya begitu besar, ikan terjaga, sungai terpelihara, ekonomi dan konsumsi ikan meningkat.
Harapannya, kedepannya benih ikan yang disebar bisa berkembangbiak di seluruh aliran sungai di wilayah Lahat. Sedekah bumi ini bertujuan, agar nantinya dapat dimanfaatkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tak cuma itu, manfaat lainnya, kegiatan ini bisa memupuk silaturahmi warga. Maksudnya? Ya itu, saat panen ikan sudah tiba, masyarakat akana berkumpul. Menggunakan peralatan menangkap ikan yang dimiliki, mereka akan bersama-sama menangkap ikan. Nah, interaksi ini akan memupuk semangat kebersamaan. “Jadi, secara tidak langsung  bisa menjadi sarana mempererat silahturahmi antar sesama  masyarakat,” ujarnya.
Terkait dengan jenis ikan yang disebar diantaranya ikan ikan nila, lele, ikan mas dan ikan patin. Imek, salah seorang warga Kikim mengaku senang dengan kebijakan bupati melepas ikan setiap bulan. Menurutnya, hal ini harus di dukung oleh perangkat pemerintahan lainnya, sehingga ketersediaan ikan bisa terjaga. “Kalau kami tidak ada uang untuk membeli bibit,” ujarnya. (inforialhumas)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses