Jalan Ditutup, Warga Bingung

Jalan Ditutup, Warga Bingung
Posted by:

PALEMBANG- Penutupan jalan yang dilakukan oleh pihak kontraktor untuk pembangunan Fly Over Simpang Tanjung Api-Api (TAA) dinilai kurang sosialisasi oleh pengguna jalan.

Hal ini diungkapkan Diana, yang biasa menggunakan jalan merupakan salah satu pengguna jalan. Dina mengatakan, dirinya tidak mengetahui adanya penutupan jalan akibat pembangunan Fly Over Simpang TAA tersebut.

“Saat melintas Sabtu (26/11) lalu, saya kaget karena saat hendak melintas di jalan Kol H Barlian tepatnya di depan SPBU KM 10 jalan ditutup menggunakan balok beton,” katanya.

Menurut Diana, seharusnya, pihak pemerintah dalam hal ini instansi terkait atau pihak kontraktor melakukan sosialisasi sebelum melakukan penutupan jalan.

“Saya bingung dan kaget sudah ditutup. Kalau memang sudah ada sosialisasi maka sosialisasinya kurang,” ujar Diana.

Pantauan Palembang Pos, masih ada pengendara yang nekat menerobos jalan. Tak hanya sepeda motor yang nekat menerobos ada juga beberapa mobil yang nekat menerobos jalan yang ditutup ini.

Bedanya, jika sepeda motor melanjutkan perjalanan hingga ke lampu merah Simpang TAA, namun mobil hanya menerobos hingga ke Jalan Mitra Haji dan masuk dalam pemukiman penduduk.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, PPK Fly Over Simpang TAA, Harun mengatakan penutupan ini akan berlangsung selama pembangunan fly over, yang ditargetkan akan selesai pada tahun 2017 mendatang.

“Sebenarnya ini penutupan ini bukan dadakan karena sudah dilakukan rapat dan cek lokasi antara Dishub, polisi, dan beberapa intansi lain, termasuk AURI. Awalnya kami minta penutupan dilakukan pada tanggal 23 November 2016 yang lalu, tapi baru di tutup hari ini (kemarin),” katanya.

Pihaknya melakukan penutupan jalan ini dikarenakan saat pembangunan nanti berjalan, beberapa alat berat dipastikan akan menutupi jalan tersebut.

“Kita khawatir nanti alat berat itu mengancam pengendara. Memang hanya sebagian yang ditutup karena pondasi kita ini banyak berada di sebelah kiri. Kalau kita dari luar kota hendak ke kota melalui jalan Kol H Barlian itu. Sekarang ini, pondasi kita sudah ditengah. Tidak bisa tidak harus ditutup,” ujar Harun.

Harun berharap agar warga atau pengguna jalan dapat mengerti akan penutupan tersebut dan dapat bersabar mengingat pembangunan ini nantinya akan melancarkan perjalanan masyarakat.

“Dulu waktu underpass Patal-Pusri, jalan juga lama ditutup.Ternyata setelah selesai, dampaknya juga baik untuk masyarakat. Jalan lancar, tidak lagi macet,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Harris Batara Slk mengatakan, jika penutupan itu harus dilakukan karena adanya pembangunan fly over Simpang TAA tersebut. “Ya bagaimana lagi memang harus di tutup, setahun ya. Nantinya kita akan memfloating anggota di kawasan tersebut agar tidak terjadi kemacetan,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, meski telah dilakukan penutupan, namun tetap saja masih dilakukan rapat koordinasi antara Dishub kota Palembang, Sat Lantas Polresta Palembang serta sejumlah instansi terkait.

Sulaiman menjelaskan, tak hanya jalan Kol H Barlian atau tepatnya di depan SPBU KM 10 saja yang ditutup. Rencananya pengendara yang melintas dari kawasan luar kota atau Banyuasin akan diarahkan melalui jalan by pass Alang-Alang Lebar hingga tembus ke Jalan Soekarno Hatta.

“Sementara untuk warga sekitar yang hendak yang hendak menuju ke Jalan Soekarno Hatta bisa melintas melalui Jalan Sembaja, Jalan Rama Raya, Jalan Pindang Umak. Namun hal ini hanya untuk pengendara pribadi, nah untuk angkutan berat tetap diarahkan melalui Jalan by pass Alang-Alang Lebar. Penutupan ini tidak berlaku bagi pengendara yang datang dari kota,” jelasnya. (cw05)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses