Jalan Rusak, Warga Gandus Kumpulkan Koin

Jalan Rusak, Warga Gandus Kumpulkan Koin
Posted by:

PALEMBANG- Kerusakan jalan utama menuju Kecamatan Gandus, tepatnya dari simpang Musi II sampai Perumahan Griya Asri Gandus, cukup menganggu kenyamanan pengguna jalan. Karena tak kunjung diperbaiki, warga Gandus Selasa (26/12/2017) akhirnya melakukan aksi pengumpulan koin (uang logam) sebagai bentuk kepedulian dan nantinya akan diberikan kepada pemerintah.

Pantauan Palembang Pos, hampir semua ruas jalan poros di kawasan Gandus mengalami kerusakan dengan beragam variasi, dari berlubang hingga licin akibat hujan. Sehingga menjadikan pengendara yang melintas harus berhati-hati karena agar tidak sampai terjatuh. Asrul Hadi, Ketua RT 28, Kecamatan Gandus Palembang mengatakan, jalan yang rusak di Gandus ini sudah bertahun-tahun. “Memang sudah ada perbaikan, tapi sediki tidak merata hanya di beberapa titik saja. Padahal, kerusakan hampir terjadi di seluruh jalan,” katanya.

Akibat jalan yang rusak ini, lanjut dia, banyak pengendara yang jadi korban. “Banyak yang jatuh, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Kami juga warga Palembang, jadi juga harus diperhatikan terutama soal jalan. Kalau jalannya bagus, masyarakat bisa makmur,” ucapnya.

Untuk itu, katanya, warga Gandus sangat berharap agar Pemkot Palembang segera memperbaiki jalan yang rusak ini.
Hal yang sama juga diungkapkan salah satu warga Gandus, Andriyadi. “Kalau hujan jalan otomatis jalan akan becek. Kalau sudah begitu, kita harus ekstra hati-hati, karena bisa jatuh. Kita berharap pemerintah bisa peduli dan memperbaiki jalan di Gandus ini. Pagi dan sore kita selalu lewat jalan ini untuk kerja mencari nafkah anak dan istri. Sedangkan jalan yang kita lewati hampir semuanya rusak,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas PU PR Kota Palembang, Ir H Syaiful BY mengatakan, perbaikan Jalan Gandus sudah dianggarkan tahun depan. “Memang awalnya akan diperbaiki tahun ini, dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN. Tapi, ternyata dananya terbatas. Namun, kami sudah anggarkan tahun 2018. Insya Allah, Februari atau Maret kita sudah mulai lakukan perbaikan,” beber Syaiful.

Namun, lanjut Syaiful, pihaknya juga meminta kerjasama dengan kepolisian untuk mengawasi kendaraan yang bertonase besar yang melintas di jalan tersebut. “Karena ini bisa memicu jalan lebih cepat rusak, kita tidak bisa menindak karena ini bukan wewenang kami. Jadi, kami minta aparat untuk bertindak tegas,” tukasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses