Jalanan SDN 223 Palembang Ikut Terendam

Jalanan SDN 223 Palembang Ikut Terendam
Suasana jembatan sekolah yang terendam air, para siswa SDN 223 Palembang menggotong sepatunya ke atas permukaan. Foto Rangga/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Akses jalanan menuju SDN 223 Palembang yang terletak di Jalan Ki Kemasrindo RT 30 RW 04 kecamatan Kertapati, membuat siswa/i disana harus berhati-hati. Pasalnya saat musim hujan yang selalu datang, beberapa akses jalanan seperti jembatan menuju ke SDN 223 Palembang ikut pun terendam. Sehingga para siswa/i yang bersekolah harus berhati-hati saat melangkah dan mereka harus rela menggotong sepatunya ke atas.

Salah satu siswa kelas 6 SDN 223 Palembang Riski mengatakan selama 6 tahun bersekolah jika mau hujan dirinya harus siap-siap buka sepatu dan harus berhati-hati melangkah. “Sebab jika musim hujan datang dan air mulai naik, akses jembatan sekolah pun pasti ikut terendam air. Ditambah lagi sekolahnya berada di wilayah perairan pemukiman warga, jadi cuma satu jalan yang bisa dilewati,” katanya.

Sementara itu, usai dikunjungi di ruang kerjanya, Kepala SDN 223 Palembang Bariati melalui Wakil Kepala SDN 223 Palembang Nurhasanah mengatakan disini termasuk sekolah yang terlama berdiri, kisarannya lama bangunan sekolah kurang lebih SD ini mulai dari 1983 yang lalu. “Seiring perkembangan zaman sekolah disini berubah menjadi wilayah perairan, saat ini kita sudah memiliki akses jembatan, tapi semenjak musim hujan yang setiap hari mengguyuri lama-kelamaan jembatan sekolah mulai terendam oleh air,” jelasnya.

Dirinya berharap, akses jalanan menuju ke sekolah kalau bisa diperbaiki atau ditinggikan. “Sebab kalau musim hujan datang jembatan sekolah menjadi tidak terlihat, sehingga siswa/i kita yang sering melintasi sering terpeleset, karena tidak melihat jalanan sekolah yang tertutupi oleh air,” ungkapnya.

Ke depan Ia berharap, akses jalanan ini segera bisa diperbaiki sehingga aktivitas kegiatan belajar siswa/i di SDN 223 Palembang tidak akan terganggung. “Bukan hanya jembatan saja sekolah yang kita ingin diperbaiki, kalau bisa pemerintah bisa memperhatikan gedung sekolahnya, soalnya ada beberapa gedung kita yang berkayu sudah mulai rapuh atau tidak kuat lagi menahan beban disini,” pungkasnya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses