Jangan Kendor untuk Narkoba

Jangan Kendor untuk Narkoba
Posted by:

##3 Pemain Narkoba Ditembak Mati

KOMITMEN jajaran Direktorat Narkoba Polda Sumsel dalam memberantas peredaran narkoba tak perlu diragukan lagi. Satu persatu sindikat narkoba yang coba membawa barang haram tersebut ke kota empek-empek dipreteli dan ditindak tegas.
Terbaru, jajaran Direktorat Narkoba Polda Sumsel menembak mati tiga tersangka narkoba yang merupakan jaringan antar provinsi. Tiga tersangka yang tewas ditembak merupakan warga asal Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra). Ketiganya adalah Michael Ramon Rimbing (30), Jonly Alvin Wowor (27), dan Erwin Oroh (26).
“Ini adalah bukti dari kita untuk memberantas dan sikat habis pelaku narkoba. Peran ketiga pelaku adalah bandar dan kurir, namun bukan bandar besar. Ketiganya adalah jaringan narkoba yang sudah biasa mengantar narkoba,” ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, didampingi Direktur Resnarkoba Kombes Pol Farman dan Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu HB Bintono kepada awak media di RS Bhayangkara, kemarin.
Dijelaskan, petugas gabungan dari Ditresnarkoba Polda Sumsel dan Satres Narkoba Polresta Palembang, cukup kesulitan menangkap ketiga pelaku yang semat kabur saat penangkapan di sebuah hotel di wilayah Kecamatan Sukarami Palembang.
“Petugas kejar-kejaran, karena pelaku naik ojek saat melarikan diri. Dari penangkapan ini diamankan alat pres untuk mengemas sabu-sabu ke dalam bungkusan kopi. Sebelumnya didapatkan sabu-sabu seberat 5,116 kg yang sudah dikemas saat di Bandara SMB II Palembang,” ujar Zulkarnain.
Ketiga tersangka yang tewas ditembak dibawa ke Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Minggu (29/04/18). Ditembak matinya ketiga tersangka, terkait pengembangan kedapatannya satu tersangka yang akan menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu di Bandara Internasional SMB II Palembang.
Petugas menggagalkan penyelundupan narkoba sabu sebanyak lima kilogram yang dikemas dalam bungkusan kopi bermerek. Petugas yang dipimpin Direktur Resnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman, langsung melakukan pengembangan dan akhirnya tiga tersangka tewas ditembak.
Sementara, satu tersangka lagi Nurdiansyah (27), juga warga Kendari Sulawesi Tenggara ditangkap dalam kondisi hidup. Dia terlihat syok ketika rilis perkara di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Minggu (29/04/18).
Nurdiansyah dibekuk sebelum terbang ke Banjarmasin. Nurdiansyah dibekuk dengan barang bukti narkoba sabu-sabu 5,116 Kg di Bandara Internasional SMB II Palembang, Sabtu (28/04/18).
“Saya tidak kabur, saya takut. Saya ini hanya disuruh bawa narkoba. Dapat upah Rp 25 juta untuk satu kilogram sabu yang akan diantar ke Banjarmasin. Saya baru sekali ini mengantar narkoba,” ujar Nurdiansyah.
Nurdiansyah bersama tiga pelaku lainnya yang semuanya dari Sulawesi Tenggara, merupakan komplotan jaringan narkoba antar propinsi. Komplotan ini merupakan bandar dan kurir yang hendak mengantarkan narkoba dari Palembang ke Banjarmasin melalui jalur udara. Narkoba sabu-sabu dikemas dengan bungkus kopi bermerek untuk mengelabui pemeriksaan di bandara. (adi)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses