Jangan Pilih Pemimpin Pencitraan

Jangan Pilih Pemimpin Pencitraan
Suasana sarasehan dan diskusi terbatas yang digelar Pimwil Keluarga Alumni KAMMI Sumsel, di Hotel Said Imara, Palembang Sabtu (8/4). Foto Robby Palembang Pos

PALEMBANG – Memilih pemimpin dalam pesta demokrasi seharusnya dilihat dari aspek penggagas, kaya ide, memiliki konsep dan program yang jelas serta mengakar ke masyarakat. Sebab tak jarang masyarakat terjebak dengan politik pencitraan dalam memilih pemimpin sehingga saat terpilih, kepemimpinan walikota, bupati ataupun gubernur tak sesuai harapan masyarakat.Fenomena inilah yang disikapi dan jadi bahasan sarasehan dan diskusi terbatas dengan tema narasi kepemimpinan yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumsel, di Ballroom Hotel Said Imara, Jalan Sudirman Simpang Sekip Palembang, Sabtu (8/4).

“Jadi kita selaku Pimimpin Wilayah Keluarga KAMMI Sumsel mengajak masyarakat Sumsel dan 8 daerah yang akan menggelar Pilkada di Sumsel pada 2018, untuk tidak memilih kepala daerah hanya karena pencitraan dan masyarakat harus jeli dan kami yakin masyarakat sudah pintar menganalisa dan menyikapi hal ini,” imbuh Reza Pahlevi, Ketua Pimwil Keluarga Alumni KAMMI Sumsel.Dikatakan Reza, jika pemimpin dipilih atau terpilih karena pencitraan maka rakyat hanya akan mendapatkan pemimpin yang semu dengan tanpa program dan konsep yang jelas untuk membangun daerahnya. “Karena tingkat keterkenalan dan ketokohannya didasarkan pada polesan semata dan bukan karena kemampuannya dalam melahirkan ide dan gagasan,” ucapnya.

Selain itu lanjutnya, pemimpin yang lahir dari pencitraan tentu tidak mengakar ke rakyat karena semua yang dilakukannya didasarkan pada kepentingan pribadi semata. “Maka melalui forum sarasehan dan diskusi terbatas, kita mengajak rakyat Sumsel untuk tidak memilih pemimpin dari produk pencitraan,” tandasnya. Sedangkan Sekretaris Pimwil Alumni KAMMI Sumsel, Dwi Ahmad menambahkan, terkait pelaksanaan Pilkada sendiri, pihaknya juga akan mengajak semua elemen untuk secara Intens berdiskusi secara bersama untuk saling memberi masukan dalam mencari sosok pemimpin ideal.

“Nanti kita akan undang para kandidat-kandidat bakal calon wakil gubernur termasuk bakal calon wako dan bakal calon bupati guna mengetahui gagasan, konsep dan ide untuk membangun dan memajukan daerahnya. jadi kita memilih kucing dalam karung,” ujarnya. Disinggung sosok pemimpin ideal dimata Pimwil Keluarga Alumni KAMMI Sumsel sendiri, dikatakan Dwi, yang jelas pemimpin itu harus punya gagasan atau penggagas, dekat dengan masyarakat dan punya konsep yang jelas untuk membangun daerahnya sesuai kebutuhan dan iklim di daerah yang akan dia pimpin “Mudah-mudahan melalui forum yang kita gelar, akan dapat membuka mata kita tentang sosok pemimpin ideal dan dibutuhkan rakyat,” tukas Dwi. (rob)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply